Setelah mendengar cerita Rama,pihak berwenang dalam pencetakan LG yang salah bukan Ramma, Rama adalah optek yang ditugaskan di lapangan seharusnya semua keperluan dalam menjalankan tuga pekerjaan sudah disediakan,ketika ada permasalahan seperti ini menjadi tanggung jawab dari pihak yang berwenang dalam hal ini jelas pihak yang menerbitkan LG.
Pihak pencetak LG dan pihak TE seakan bekerjasama untuk menyudutkan mencari kesalahan dari seorang pelanggan di mana dia juga seorang optek,ini tentunya manjadi tanda tanya besar.Ada apakah??? (Red)..
Sementara di pihak PLN bidang TE baik supervisor maupun stafnya, bahkan menager ULP,saat di hubungi awak media melalui telepon tidak menjawab sampai 2 3 panggilan,via watshap tidak di balas,pada tanggal 28/08/2023 pihak media mendatangi kantor PLN akan tetapi tidak betemu baik dengan menager, supervisor TE maupun staf, menurut scurity mereka tidak ada di tempat.
Lurah Blambangan Umpu Nasroh Jidil, saat di konfirmasi oleh awak media menjelaskan dari bulan juli sampai Agustus ini pihak PLN tidak ada komunikasi baik secara lisan maupun tertulis untuk ijin masuk wilayah kelurahan Blambangan Umpu,bahwasanya akan melakukan penertiban dan pemeriksaan terhadap masyarakat pelanggan PLN.
“Tidak ada laporan,baik secara lisan maupun tertulis yang intinya ijin masuk di wilayah kelurahan Blambangan Umpu dalam rangka penertiban,pemeriksaan terhadap masyarakat selaku pelanggan PLN.”Jelas Lurah






