Kembang Kempis Bengkel Tambal Ban Selama Pandemik

Negeri Agung RWK– Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung. Pelaku usaha Tambal saat ini merasakan dampak akibat penyebaran Covid-19. Usaha tersebut kini merosot tajam jika dibandingkan sebelum adanya Covid-19 tersebut menyebar di Kabupaten Waykanan. Pelaku usaha pun berharap pandemi itu segera berakhir sehingga usahanya dapat normal kembali. 

Bapak Kentul dusun V Kampung Bandar Dalam yang menekuni usaha tambal ban motor sejak 4 tahun lalu. Saat ditemui Radar Way Kanan, minggu (11/10/2020) dia mengakui jika pendapatan dari hasil bisnis tambal ban sepeda motor tersebut mengalami penurunan. 

Baca Juga  19 jam Hilang terbawa Arus ditemukan sudah meninggal dunia

Tambal ban motor yang berada di Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan ini pada hari normal mampu menghasilkan pendapatan kotor sebesar Rp 100 ribu perhari namun kini hanya tinggal Rp50 ribu perhari. “Sekarang ini usaha saya anjlok, omzet per hari menurun drastis sejak adanya wabah Covid-19 yang melanda di Indonesia.”  

Baca Juga  Pertama di Way Kanan Say Umpu Bagikan BLT DD 2022

Saat ini pelanggan yang datang dalam sehari hanya 1-3 motor. Kondisi sepi ini dikeluhkannya karena berpengaruh pada pendapatan harian.

“Sekarang betul-betul sepi, ini mempengaruhi pendapatan saya selaku kepala keluarga.”katanya

Selaku pengusaha dia berharap pemerintah dapat segera mengatasi pandemi Covid 19 tersebut.
“Sehingga bisa cepat pulih kehidupan seperti biasa kembali,” harapnya. 

Baca Juga  Pemerintah Canangkan 1,1 Juta Lapangan Kerja Baru di 2022, untuk Sektor Apa Saja?

Mengingat usaha tambal ban motor ini merupakan penopang hidup keluarganya. “Perekonomian keluarga saya saat ini sangat merasakan imbas dari Covid-19 ini.  Karena pendapatan saya adalah di tambal ban motor dan saya berharap Covid 19 cepat berlalu,kalau mau keluar rumah harus memakai masker,jaga jarak,cuci tangan,” ungkapnya.RWK/A.Said