oleh

Miris ! Guru Peraih Penghargaan Bupati Malah Dicoret dari Dapodik?

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Yayasan Paud Mawar Agus Sahmi terkesan enggan merespon. Hal yang sama juga dilakukan Operator PAUD Mawar Pulau Tabuan saat dikonfirmasi hal tersebut.

Diketahui, Haliman mendapat penghargaan dan tali asih dari Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Kamis 11 Februrai 2021. Saat menerima penghargaan, dari bupati Halimah tampak terharu, dirinya tak menyangka bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di jajaran Pemkab Tanggamus.

Di hadapan bupati, Halimah mengungkapkan telah sembilan tahun mengajar. Selama enam tahun ia mengabdikan diri di PAUD Mawar Pulau Tabuan, Cukuhbalak hingga saat ini, dan tiga tahun pernah mengajar di Pekondoh dan Banjarmanis.

“Kalau dulu sama anak saya pergi mengajar, tetapi sekarang ini anak saya sudah lulus, sehingga sendiri dan sudah masuk SD. Untuk kendala seperti ombak besar, bukan terkadang lagi tapi sering, jika sudah ombak besar sampai tiga jam di tengah laut, daratan tidak keliatan,” kata Halimah.

Ibu tiga anak ini menceritakan, dirinya berangkat mengajar pada Senin dan pulang Jumat. Selama mengajar di Pulau Tabuan, Halimah pernah menginap tempat ia mengajar, akan tetapi saat ini ia menginap di rumah salah satu pengelola yang juga merupakan saudaranya.

Halimah berharap kepada Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait kedepannya dapat memprioritaskan rumah bagi guru yang mengajar di daerah-daerah terpencil seperti dirinya.

“Saya tidak hanya mengajar di PAUD itu saja, melainkan juga mengajar di PAUD di daerah pegunungan yang ada di sana juga, saya berterima kasih kepada Pemkab Tanggamus atas penghargaan ini, dan tidak lupa kepada PWI saya juga mengucapkan terimakasih, serta inspiratif hingga berita di daerah terisolir sekalipun bisa terjangkau,” ujarnya.

Sementara, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengatakan, Pemkab Tanggamus memberikan apresiasi kepada Halimah yang telah mendedikasikan dirinya mengajar di Pulau Tabuan yang mana kondisi alam untuk menuju tempat tersebut tidak mudah dicapai, akan tetapi semangat untuk memberikan pengabdian kepada Tanggamus khususnya di daerah terpencil tidak pernah padam.

“Dan beliau inipun pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) kemarin telah mendapatkan penghargaan dari PWI, terkait dengan pengabdian beliau. Otomatis kami dari Pemkab Tanggamus juga wajib, memberikan penghargaan karena dampaknya yang dirasakan atas pengabdian beliau ini juga dirasakan oleh anak anak kita yang ada di Pulau Tabuan,” ujarnya.

“Ibu Halimah juga menjadi role model guru berprestasi dan memberikan inspirasi dan motivasi bagi guru guru lainnya yang ada di Kabupaten Tanggamus,” tandasnya.

Halimah guru PAUD Pulau Tabuan Kecamatan Cukuh Balak mendapatkan penghargaan sebagai guru Inovatif di acara puncak hari pers Nasional (HPN) dan HUT PWI ke 75. Halimah dianuagerahi Penghargaan tokoh pendidikan Inspiratif oleh PWI Lampung di Balai Solfian Akhmad, dalam acara tersebut juga dihadiri Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi, Ketua PWI Lampung dan jajaran serta disaksikan oleh oleh Bupati/Walikota se-provinsi Lampung. Termasuk Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani. (rls/sur/wen)

Artikel ini telah tayang di radarlampung.co.id dengan llink https://radarlampung.co.id/loh-guru-peraih-penghargaan-bupati-kok-malah-dicoret-dari-dapodik/