Kampung Nuar Maju Adakan Musrenbangkam untuk 2023

RADARWAYKANAN.COM,BUAYBAHUGA, – Pemerintah Kampung Nuar Maju Kecamatan Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan mengadakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrenbangkamp) sekaligus penyusunan RKP. Rabu (21/09)

Dalam kegiatan Musrenbang tersebut, terdapat 4 program yang menjadi prioritas pembangunan. Diantaranya, Peningkatan ekonomi (ketahanan pangan, BLT DD), Infrastruktur (pembangunan jembatan didusun 2 sukarya), Pencegahan stunting, Pelatihan peningkatan kapasitas perangkat Kampung dan kader.

“Pada Musrenbangkamp ini terdapat 4 program prioritas yaitu Peningkatan ekonomi (ketahanan pangan, BLT DD), Infrastruktur (pembangunan jembatan didusun 2 sukarya), Pencegahan stunting, Pelatihan peningkatan kapasitas perangkat Kampung dan kader,” imbuh Wiranata Kusuma selaku Kepala Kampung Nuar Maju.

Untuk diketahui, pada Musrenbangkamp sebelumnya juga telah dibahas mengenai pembangunan Jembatan Sukakarya. hingga saat ini, pembangunan jembatan tersebut masih menjadi program prioritas Pemerintah Kampung dalam rencana pembangunan Kampung.
Hal itu dikarenakan, Jembatan Sukakarya merupakan akses utama yang diperlukan masyarakat Kampung Nuar Maju.

Baca Juga  Dewi Persik : Aku Hanya Bisa Bikin Enak

“Saat ini masyarakat sangat membutuhkan jembatan Sukarkarya. Karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses yg digunakan warga mulai dari kekebun, sekolah, kepasar, dll,” jelas Wira.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga telah menjanjikan pembangunan jembatan tersebut mulai dari tahun 2019. Namun, hingga kini belum dapat terealisasi. Maka dari itu, Pemerintah Kampung berinisiatif untuk membangun jembatan tersebut menggunakan Dana Desa, meskipun dengan ukuran dan tonase yang berbeda.

Baca Juga  Kampung Bandar Kasih Optimalkan Vaksinasi Booster Untuk Warganya

“Sebenarnya jembatan ini adalah tanggungan pemerintah kabupaten, namun dari tahun 2019 sampai dengan sekarang tidak dapat dibangun oleh pemerintah kabupaten. sehingga kami sepakat untuk membangun jembatan ini menggunakan DD, walaupun spek dan ukuran serta tonase jembatan dikurangi mengingat keterbatasan anggaran DD yg dapat digunakan untuk pembangunan fisik infrastruktur,” ujar Wiranata.

Wira mengungkapkan, bahwa saat ini warga menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari batang kelapa yang dibuat secara gotong royong oleh masyarakat Nuar Maju.

“Untuk sementara ini warga kampung menggunakan batang kelapa sebagai jembatan darurat dan saat melihat kelokasi kondisi jembatan darurat ini sangat berbahaya bagi yg melintas diatas nya. Karena jembatan darurat ini semenjak tahun 2019 sampai dengan saat ini. Jembatan darurat ini dibangun dari gotong royong warga. Maka dari itu focus pembangunan fisik kami arahkan ke pembangunan jembatan,” pungkas Wira saat menjelaskan lebih detail lagi mengenai kondisi jembatan yang sangat memprihatikan.

Baca Juga  Helmi Felis Ditantang Tidur Bareng Cewek Ini, Kalau Jokowi Lengser Tanggal 11

Turut hadir dalam Kegiatan Musrenbangkamp ini, Camat Buay Bahuga Raminto., S.Pd, M.Pd, Kapolsek (diwakilkan Babinkantibmas), Danramil (diwakilkan Babinsa), Ka. UPT Puskesmas Suka Bumi, Bidan desa, Ketua dan anggota BPJ, Karang Taruna, Ketua TP PKK dan kader, Tokoh masyarakat, TA kabupaten way kanan, PDTI kec. Buay bahuga, PLD Kampung Nuar Maju.
(RWK/Dima)