Kepala Kampung Rejo Sari Gelar Kegiatan Rembug Stunting Dalam Rangka Pencegahan Dan Penurunan Stunting Tingkat Desa(Untuk Penyusunan RKPDES) Tahun 2024.

RADARWAYKANAN,COM, –Pemerintah Kampung Rejo Sari, Gelar Kegiatan Rembug Stunting dalam rangka Pencegahan dan Penurunan Stunting tingkat Desa(Untuk Penyusunan RKPDES) Tahun 2024. Jumat (29/12/2023)

Kegiatan rembug stunting dihadiri Kepala Kampung Rejo Sari Made Indra Setiawan yang diwakili Sekertaris Kampung Putu Sane,Ketua TP-PKK,Perangkat Kampung Rejo Sari,Tokoh Masyarakat, Kader Posyandu,Kader PKK, PAUD, Pendamping Lokal Desa, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas.

Baca Juga  Putaran Kedua Pilkam Sri Menanti, Ini Kata Kadis PMK Way Kanan

Stunting adalah kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama.

Rembuk stunting merupakan rangkaian dari tahapan penyusunan perencanaan ditingkat desa untuk merumuskan kebijakan/ prioritas wajib sehubungan pengentasan stunting dalam rumusan RKP desa.

Baca Juga  Polisi Amankan Dua Pemuda Diduga Miliki Narkotika Jenis Extacy dan Shabu di Buay Bahuga

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kampung Rejo Sari Made Indra Setiawan yang diwakili Sekretaris Kampung Putu Sane menyampaikan agar mari kita bersama-sama membantu untuk pencegahan stunting, yang di mulai dari remaja, ibu hamil dan anak-anak.

Ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam penurunan stunting. yaitu PMT untuk Ibu Hamil yang terbatas, Sarana Prasarana, Kedatangan Balita yang kurang, SDM Kader Posyandu/ BKB Kurang, Insentif Kader BKB yang minim, Penyuluhan Posyandu, Gizi buruk, Penguatan Kapasitas Kader Posyandu.

Baca Juga  Warga Dusun 1 Desa Muarasiban Berharap Kepada Bupati Lahat Agar Jalan Bisa di Aspal

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, dan wajib menjadi kegiatan Prioritas di Tahun 2024 Yang dianggarkan dari Dana Desa. RWK/A.Said