Masih Banyak Ditemukan Saldo BPNT Kosong

RADARWAYKANAN.COM-WAYKANAN, -Kosongnya saldo Penerima Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Way Kanan bukan lah sebuah cerita belaka lagi, dan bahkan hal itu sudah menjadi buah bibir bagi para penerima manfaat.

Akan tetapi masalah yang sudah bertahun-tahun dan berlarut-larut ini, belum ada penangan yang serius dari Dinas terkait (Dinas sosial Kabupaten Way Kanan red). Yang justru tutup mata akan hal itu seakan tidak ada problem yang harus diatasi dilapangan.

Yang mana diketahui sebelumnya, pada tahun 2020 terdapat 5 KPM BPNT Kampung Bengkulu Jaya yang mengeluh sebab sudah satu tahun mereka mendapati saldo ATM-nya kosong dan tidak ditemukan petugas yang mengkroscek langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat tersebut.

Baca Juga  BIAN,UPT Puskes GULA Gencarkan Sosialisasi Imunisasi

Dan ditahun 2021 jumlah tersebut bukan berkurang dan justru bertambah sementara para penerima ini berharap agar Dinas terkait dapat memberika solusi bukan Harapan Palsu.

Mirisnya lagi ditahun 2022, jumlah kekosongan saldo meningkat hingga 50% dari tahun sebelumnya dimana pada tahun ini didapati puluhan KPM yang saldo BPNT dan PKH nya kosong.

Baca Juga  Sambut HUT RI ke-77, Camat dan Kakam Bandar Dalam bersih-bersih lingkungan

“Ya,,kalau sudah bertahun-tahun kosong bisa jadi data penerima itu sudah dihapus dari DTKS nya atau dicabut dari penerima Manfaat, kalau bicara layak atau tidak sudah tentu yang kosong ini layak karena kami yang merasakan, sementara untuk perbaikan saya rasa setiap tahun ada perbaikan data tapi tidak menemukan hasil sebab meskipun telah perbaikan nyatanya saldo kami tetap kosong”ungkap Dewi, salah satu penerima Manfaat.

Dikonfirmasi terpisah salah satu pendamping PKH di Kecamatan Umpu Semenguk, Sri memaparkan terkait kosong nya saldo PKH untuk kampung yang ia dampingi masih dalam perbaikan data.

Baca Juga  Kamrusaman Tinjau BIAN di TK Kasih Ibu

“Kalau untuk kampung dampingan saya sejauh ini yang saldo nol kendala karena status KPM masih pemadanan NIK pak dan sudah di tindak lanjuti tinggal menunggu proses dari kementerian sosial nya”jelas Sri, Rabu(21/9).

Sementara itu, saat di Konfirmasi melalui Via Whatsapp Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan Bismi tidak menjawab meskipun kontak dalam keadaan Aktif.

Hal yang sama juga dengan Koordinator Kabupaten Pebri tidak memberikan keterangan apapun.