Telah Ditegur, Kakam Negeri Mulya Tetap Tidak Merespon

Onderlagh kampung Negeri Mulya yang tersendat/terbengkalai (Dok. Kadarsyah)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Gunung Labuhan-RWK, – Menanggapi berita sebelumnya terkait Onderlagh kampung Negeri Mulya tahun anggaran 2020 yang hingga 2021 belum terselesaikan dalam artian terbengkalai (Mandeg/tersendat).

Tidak mendapatkan respons dari pihak kepala kampung bahkan telah beberapa kali ditegur oleh pihak camat Gunung Labuhan namun tetap membandel.

Saat dikonfirmasi Camat Gunung Labuhan Radius Oktorisa S.STP melalui Sekretaris Camat Sukardiman S.H menjelaskan terkait Onderlagh kampung Negeri Mulya Dusun 5 telah dilakukan Monitoring pembangunan 2020, berdasarkan hasilnya pihak kecamatan telah menegur kepala kampung Negeri Mulya paidi Tarjo untuk segera menyelesaikan pengerjaan proyek Onderlagh sesuai dengan perencanaan sebelumnya.

Baca Juga  Alhamdulillah, Panitia Pilkakam Kampung Sukarame Terbentuk

“sudah berulang kali kami berikan teguran, onderlach tersebut harus diselesaikan sesuai dengan perencanaan, untuk tanggapan kepala kampung silahkan konfirmasi ke kampung saja, porsi kami melaksanakan monev, melaporkan kepimpinan, membuat teguran dan menyampaikan ke kampung itu sudah kami lakukan”jelasnya.

Terkait dana desa 2020 kampung Negeri Mulya telah 100% terealisasi dari pusat ke kampung Negeri Mulya, dan seluruhnya dipegang oleh Kepala Kampung Negeri Mulya Paidi Tarjo.

Baca Juga  Door to Door, Pemerintah Kampung Negeri Baru Himbau Warga Setempat

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris kampung Negeri Mulya M. Hadi bahwasan dana desa Negeri Mulya telah terealisasi semua dari tahap pertama hingga tahap akhir, untuk masalah dibangun kan atau tidak dirinya tidak tau menau.

“untuk anggaran 2020 semuanya sudah terealisasi ke pemerintah kampung, ya kalau dibangun kan atau tidaknya saya enggak tau”pungkasnya.

Baca Juga  Kampung Karang Agung Tetapkan TPS Untuk Pilkakam

Sementara itu, kepala kampung Negeri Mulya saat dihubungi melalui via Telepon genggam nya tidak menjawab, sehingga berulang kali ditemui di kediaman dan kantor kampungnya selalu terkunci.RWK/KD