Pakuan Ratu (RWK),- Kenaikan harga sembako di pasaran, akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Utamanya dikalangan ibuk-ibuk. Pasalnya, kenaikan harga tersebut terjadi setelah hari raya Idul Fitri berlangsung. Sabtu (27/5)
“Naiknya rutin ya, setelah 2 pekan lebaran Idul Fitri kemarin harga telur ayam naik terus, aturannya kalau naik kan pas ketika sebelum lebaran kan karena kebutuhannya melonjak, tetapi sekarang setelah lebaran naiknya pusing juga kita, yang tadinya telur harga Rp. 26.000/Kg kini sudah mencapai Rp.30.000 ini saja jika kita beruntung ketemu dengan harga segitu kadang penjual sudah ada yang menjual dengan harga Rp. 32.000/Kg,” ucap Ngatini (38) seorang ibu rumah tangga warga Kampung Pakuan Ratu.
Hal senada juga disampaikan oleh Erna (38), menurut penuturannya, selain harga telur yang naik setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri, harga daging ayam, cabai dan rampai pun ikut melonjak.
“Setiap hari malah semakin naik terus baik harga telur, apalagi daging ayam juga naik pusing kita mengaturnya. Waktu bulan puasa sama lebaran saja tidak naik seperti ini sekarang malah sudah melonjak saja setiap harinya habis lebaran. Bukan hanya itu, harga cabai merah saja yang perkilonya biasa dibeli dengan harga Rp.15.000/ Kg, sekarang sudah hampir mencapai Rp. 30.000/Kg, begitu juga rampai yang tadinya 1Kg bisa dibeli dengan harga Rp.5000 sekarang tuh Rp. 8.000 cuma dapat seperempat,” keluhnya.
RWK/DM



