Mulya Agung Bagikan BLT DD Tahap Pertama 2021

Foto : Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Kampung Mulya Agung saat mengisi daftar hadir

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Negeri Agung (RWK), – Bertempat di pendopo balai Kampung, pemerintah kampung Mulya Agung, Kecamatan Negeri Agung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk triwulan pertama bulan Januari 2021.

Nampak hadir dalam acara Kasi PMK Kecamatan Negeri Agung Ahmad Sadikul Usna, SE., Pendamping Desa, BPK, Babinsa, Babinkamtibmas dan seluruh Aparatur Kampung Mulya Agung.

Baca Juga  Campang Lapan Ciptakan Lingkungan Yang Bersih Dan Nyaman

Dalam sambutannya kepala kampung Mulya Agung Nyoman Site menyatakan bahwa “dalam Menentukan Penerima BLT-DD tahun ini, Berdasarkan hasil pendataan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang kemudian dituangkan dalam Musyawarah Kampung Khusus (Muskamsus) yang akhirnya ditetapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 40 orang, Sesuai dengan ketentuan pemerintah besaran bantuan ini sebesar Rp.300 ribu perbulan.”tegasnya

Foto: Kepala Kampung Mulya Agung saat menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT-DD) triwulan pertama Januari 2021

Lebih lanjut, Nyoman Site berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KPM yang terdampak covid-19 seperti jompo, kehilangan mata pencaharian, dan yang mengalami penyakit menahun.

Baca Juga  Petani Bengkulu Jaya Terbantukan dengan Adanya Pembangunan Badan Jalan Baru

“mengingat umat muslim akan menjalankan ibadah puasa bulan ramadhan, semoga BLT-DD ini dapat dimanfaatkan dengan baik, untuk dibelikan kebutuhan selama berpuasa seperti beras, minyak goreng dan lainnya,” pintanya.

Tak kalah pentingnya Nyoman Site mengingatkan warganya untuk tidak lalai dalam menjaga dan melindungi diri dari penularan Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir.

Baca Juga  PMK : Baru Dua Kampung Yang Mencairkan DD Tahap 2

“Saya minta dalam semua acara termasuk kegiatan keagamaan di tempat ibadah selama ramadhan ini khususnya semuanya mengedepankan protokol kesehatan (prokes).” pungkasnya. (RWK-W/Alba)