Tingkat Kekerasan di Papua Meningkat, Ini Penyebabnya?

RADARWAYKANAN.COM – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melaporkan bahwa usai penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe, telah terjadi peningkatan secara signifikan terkait unsur kekerasan yang terjadi di masyarakat Papua, dan akan menjadi hal yang mengkhawatirkan untuk kedepannya jikalau hal ini tidak dituntaskan secara cepat. 

“Terjadi eskalasi (peningkatan) kekerasan di Papua yang berdampak pada situasi keamanan di Papua. Salah satunya dampak pasca penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe” ungkap Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Atnike Nova Sigiro kepada wartawan saat di interview pada Kamis, 12 Januari 2022.

Baca Juga  Camat Negeri Agung Pimpin Apel Perdana 2023

Komnas HAM mendesak agar semua elemen yang ada tidak memperkeruh suasana yang sedang memanas di Papua, dengan harapan tindak kekerasan yang ada tidak meluas ke berbagai wilayah di sekitarannya, dan akan memberikan dampak yang lebih besar lagi.

“Meminta semua pihak untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan meningkatnya konflik dan kekerasan semakin meluas di wilayah Papua” jelas Atnike.

Baca Juga  Korban Bangunan

Komnas HAM juga meminta bantuan Kapolda Papua untuk melakukan proses hukum, guna mengungkap kematian 1 orang warga sipil, dan 2 orang warga yang mengalami luka-luka serius, dan berharap penyelidikan dilakukan secara objektif dan akuntabel. Komnas HAM mengingatkan TNI dan Polri untuk mengedepankan langkah-langkah yang humanis (kemanusiaan) sesuai dengan prinsip yang dipegang teguh Komnas HAM Indonesia. 

Baca Juga  Rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun 2022 Dibuka, Simak Formasinya

“Meminta aparat keamanan untuk tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan dalam penanganan aksi massa” imbuhnya.