[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]
RADARWAYKANAN.COM,BANJIT, – Dalam rangka tertib Administrasi Pemerintahan kampung dan penggunaan Dana Desa Tahun 2022, maka Tim Monitoring Pelaksanaan Pemerintahan dan Dana Desa Kecamatan Banjit Kabupaten Waykanan kembali melaksanakan monitoring dan evaluasi di kampung Bali Sadar Utara Senin 03/10/2022.
Bertempat di Kantor kampung Bali Sadar Utara Wayan Sudra S.Sos Sekcam Banjit membuka acara monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan administrasi dan pembangunan desa tahun 2022.
Hadir dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi APBKam tahun 2022 Kampung Bali Sadhar Utara. Dihadiri oleh, Camat Banjit dalam hal ini diwakili Sekcam Banjit Wayan Sudra, S.Sos beserta Team Monev Kecamatan Banjit, PD, PLD, PDTI, Babinsa, BPK beserta Anggota, Kepala Kampung beserta Aparatur Kampung. Monitoring dan Evaluasi Berjalan Lancar. Monitoring Pembangunan di Tahap II ini yaitu Kegiatan Pembangunan : Siring Pasang Lokasi Dusun 4 dan Sumur Bor Dusun 5.
Peserta monev menghadap Tim Monitoring menurut tugas dan fungsinya masing-masing. Kegiatan monitoring dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan kinerja penyelenggaraan pemerintahan kampung pada aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan kampung, evaluasi serta pelaporan. Selain itu, monitoring dan evaluasi Tim Kecamatan kali ini lebih disasarkan sebagai pendampingan dan pembinaan terhadap Pemerintah kampung, agar berjalan sesuai dengan tupoksi yang ada. Hal ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah kampung sebagai bahan evaluasi menuju perbaikan-perbaikan kinerja selanjutnya.
Pada kegiatan monev ini, yang menjadi bahan evaluasi adalah administrasi dan pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik yang ada di kampung. Materi monev terkait pengerjaan administrasi meliputi dokumen RPJM kampung, RKPKAMPUNG, SPJ, Dokumen BLT-DD, dan dokumen penting lainnya.
Secara keseluruhan administrasi kampung Bali Sadar Utara dan pembangunan fisiknya sudah berjalan baik, hanya saja perlu koordinasi lebih lanjut antar Kaur dan Kasi agar pengerjaan administrasi kegiatan pemerintahan kampung lebih terarah, terperinci, lengkap dan teratur sesuai tugas pada tupoksi masing-masing. Selain itu juga disarankan untuk melengkapi beberapa data pendukung yang belum lengkap, baik administrasi maupun fisik agar siap menghadapi pemeriksaan dari inspektorat.
RWK HABIBI ADI PUTRA
