oleh

Petani Mulai Tak Berdaya, Harga Karet Terus Merosot

-Way Kanan-65 Dilihat

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

RADARWAYKANAN.COM, – Harga getah karet di Kampung Bandar Dalam Kecamatan Negeri Agung terus mengalami penurunan harga dari semula sempat melambung tinggi hingga Rp9.500 per kilogram kini mulai merosot tajam hingga menjadi Rp6.000 hingga Rp4.000 per kilogram, sehingga dikeluhkan oleh petani karet.minggu (16/10/2022).

“Harga karet saat ini sudah jauh turun dari sebelumnya, hanya bisa pasrah dan mengharapkan pemerintah bisa memperjuangkan kenaikan harga getah karet agar bisa lebih mahal dan stabil minimal diperjuangkan sama dengan harga BBM lah yang harganya semakin melambung tinggi,” Harap Agus petani karet.

Hal senadapun, Dikatakan Jun (35) pengusaha Lapak karet di Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Pada pekan lalu harga karet di Kabupaten Way Kanan di tingkap pengepul dengan kadar karet (KK) -+ 45% sudah turun menjadi Rp8.000 per kilogram dan minggu ini mengalami penurunan lagi menjadi Rp6.000 hingga Rp4.000 per kilogram karet dalam katagori mingguan dan sesuai dengan kekeringan kadar karetnya.

“Kalau kami sebagai pengusaha pendongkrak ekonomi petani karet tidak dapat menentukan harga karet ini tetapi hanya bisa menyesuaikan dengan harga jual di pabriknya. Jika harga di pabrik turun, maka mau tidak mau kami juga harus menurunkannya, Siapa berani mengambil harga lebih mahal sementara kami jual murah dan belum menanggung susut,”kata Jun pengepul karet.

Penurunan harga getah karet tidak hanya dikeluhkan oleh para petani karet. Sejumlah pengepul karet (pengusaha karet) juga mengeluhkannya, karena mereka hanya mendapatkan keuntungan tipis.

Harga karet turun kemungkinan stok atau produksi di pabrik masih mengalami peningkatan sehingga stok banyak yang dapat mengakibatkan penurunan harga.RWK/M.Said