“ Selama saya menjabat, dengan segala kekurangan yang saya miliki, kami akan berupaya bekerja semaksimal mungkin, tentunya sebatas Kapasitas saya sebagai Plt, dan lebih dari itu akan saya koordinasikan dengan Pimpinan di Provinsi,” imbuh Noprizan Putra.
Dalam pada itu, desas desus pergantian Ka.BNN Way kanan ini sebenarnya sudah cukup lama terdengar di Kalangan Insan Pers, mauapun masyarakat Awam, karena pasca diangkat sebagai Ka BNN Way Kanan menggantikan AKBP Taufik yang meninggal dunia, BNN Way kanan justru meredup dan tidak terlihat action dilapangan kecuali beberepa seremoni yang diduga hanya menghabiskan anggaran. Mirisnya lagi saat BNN Way kanan melakukan Razia, hasilya menghilang begitu saja, padahal masyarakat mengetahui kalau dalam Razia tersebut beberapa kali berhasil menangkap pelaku yang diduga sebagai pecandu narkoba.
“Informasi yang kami terima ibu itu sekaranag sedang menjalani pemeriksaan oleh BNN Provinsi, diduga hal itu atas laporan berbagai pihak di Way kanan yang mungkin merasa dirugikan selama beliau menjabat sebagai Ka BNN Way kanan, sebagai contoh pencandu harusnya tidak membayar tetapi diduga diminta membayar saat direhabilitasi, demikian juga yang terjerat razia diduga dilepaskan begitu ketika ada sesuatu,”terang Narasumber terpercaya Media ini.






