Mata Air Kecil Manfaatnya Besar di Marga Jaya

Negara Batin RWK.-  Musim kemarau adalah musim yang menjadi momok bagi para petani khusunya petani sawah yang tidak memiliki pengairan dengan baik, hal itu pula yang dirasakan oleh sebagian besar masyarakat Kampung Marga Jaya Kecamatan Negara Batin, namun tidak demikian yang terjadi dengan Yanto (45) warga setempat, bila yang lain sedang mennggu panen padi,( bisa jadi gagal panen karena kekurangan air red ), justru diirnya telah lebih dahulu panen padi, walaupun hanya berluas ¾ hektar,  yang ia tanam ditengah kebun karet miliknya,

“ Nasib saya paling bagus karena sawah milik saya ada paling bawah dari aliran mata air yang ada ditas, jadi air sawah saya tidak pernah kering, akan tetapi yang bagian atas justru belum panen, karena airnya mengalir kesawah saya,” ujar Yanto. Pemilik  sawah yang lebih dulu panen tersebut.

Baca Juga  Kampung Tanjung Rejo Siapkan SDGs Untuk Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan

Lebih jauh menurut Yanto, dibagian atas  sawah miliknya itu ada mata air yang mungkin kalau di bendung dapat mengairi sawah dibawahnya dengan baik, hanya saja sumber mata air itu bukan miliknya melainkan milik sebuah kelompok tani.

“ Ya mas, ada mata air, kecil sih tapi mungkin kalau dibendung manfaatnya jadi lebih besar, tetapi ya itu saya gak berani ngomong mas karena mata airnya bukan milik saya, saya juga gak ngerti itu apa boleh atau tidak yang pasti saya sangat betrsukur dengan keberadaan mata air itu, setahun saya masih bisa 2 kali panen, kondisi sekarang beras 1 kg di Pabrik Rp. 8000, jadi lumayankan tidak lagi beli beras untuk setahun,”Imbuh Yanto.

Baca Juga  Kunjungan Ketua TP PKK Lampung Ke Bumi Ramik Ragom

Sayangnya, A. Yani Kepala Kampung Marga Jaya Kecamatan Negara Batin belum dapat dikonfirmasi, terkait kemungkina mata air tersebut dijadikan sumber air bagi sawah masyarakatnya, karena sungai sungai kecil di Kampung Transmigrasi itu selalu kering dimusim kemarau sementara sumber air tersebut tetap mengeluarkan airnya ( Tidak kering red ) walau sedikit.

Terpisah, Rofiki S,TAPI,MM Sekretaris Dinas Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Way Kanan, yang dikonfirmasi Radar Lampung menyatakan akan melakukan survei lapangan terkait hal itu dan kalau memang dianggal layak pihaknya akan melakukan langkah langkah terbaik untuk masyarakat Way Kanan.

Baca Juga  267 Bacalon Kakam Lakukan Tes Urin di BNNK Way Kanan

“ Yang paling cepat adalah masyarakat mengusulkan kepada kami ( Pemerintah Way Kananmelalui Dinas Holtikultura dan Peternakan Way Kanan red ) dilengkapi dengan poto open kamera yang menunjukkan sumber mata ait itu tidak pernah kering, nanti pasti akan ditindak lanjuti, dan kami laporkan pada pimpinan (  Bupati Way Kanan red ) ataupun ke Pemprov Lampung, karena Anda juga tahu bahwa program pembangunan Bapak Bupati kita adalah selalu mengedepankan azaz kemanfaatan, dan kalau ternyata terbukti sumber mata air itu benar benar dapat bermanfaat bagi orang banyak pasti akan beliau prioritaskan, tapi mungkin tidak dalam waktu dekat ini karena kita masih pokus dalam penanggulangan pandemi covid 19,” tegas Ropiki S.TP, MM.,RWK I/Susi