Hasil Autopsi , Kuasa Hukum Sebut Otak Jenazah Tak Ditemukan: Ada Bekas Lem

 

RADARWAYKANAN.COM, – pengacara keluarga jenazah Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak bocorkan hasil autopsi ke-2 jenazah Brigadir J.

Pengakuan ini disampaikan Kamaraduddin saat berbincang dengan Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Dalam keterangannya, Kamrudddin membuat pernyataan tak terduga terkait kondisi Brigadir J.

Pernyataan Kamaruddin ini merupakan keterangan dari tim forensik independen di RS Sungai Bahar.

Perbincangan Kamaruddin dan Refly Harun ini disampaikan di kanal YouTube Refly Harun dengan judul: “GEMPAR! KETERANGAN TERBARU PENGACARA: OTAK BRIGADIR J HILANG DARI KEPALA!” yang diunggah pada 29 Juli 2022 seperti dilansir Disway.id https://radarlampung.disway.id/read/636776/polisi-telah-mengantongi-identitas-pelaku-penusuk-tsn-di-indekos-langkapura

Baca Juga  Pemkam Segara Midar realisasikan BLT DD Tahap Dua Sekaligus Laksanakan suntik Boster

“Berdasarkan hasil otopsi yang kedua, setelah jenazahnya digali, kita menempatkan dua orang tenaga kesehatan, satu dokter lalu satu magister kesehatan untuk mewakili keluarga dan penasihat hukum” ujar Kamaruddin.

Kamaruddin menjelaskan awalnya penasihat hukum dan keluarga boleh menyaksikan penggalian dan otopsi, namun atas dasar kode etik kedokteran mereka dilarang.

“Maka di jam-jam terakhir kita diberikan tantangan apa bila ada keluarga yang bisa dipercaya atau pengamat boleh (menyaksikan) asalkan dokter atau profesinya di bidang kesehatan,” ucap Kamaruddin.

Baca Juga  Sehari Dilaporkan, Penggelap Uang Perusahaan Ditangkap

Tim kuasa hukum keluarga Brigadir J kemudian menempatkan 2 orang tenaga kesehatan yakni  dokter Martina Aritonang dan Magister kesehatan erlina Lubis untuk wakili keluarga dam ikut bekerja sama dalam proses otopsi.

Jadi Kamaruddin menegaskan, apa yang mereka catat itu sudah hasil kerjasama dengan dokter forensik

“Dibuka kepala, pertama tidak ditemukan otaknya, yang ditemukan semacam retak 6 di kepala itu,” tegas Kamruddin.

Kemudian di raba-raba kepalanya itu, di bagian belakang ada benjolan bekas lem, lemnya dibuka ada lubang. Lubangnya disonde itu ditusuk pakai seperti sumpit itu ada alatnya disonde ke arah mata, mentok. Tapi begitu disonde ke arah hidung ternyata tembus ya. Mengapa adanya jahitan yang sebelumnya difoto ketika berulang kali saya berikan kepada media itu bekas lubang peluru yang ditembak dari belakang kepala dengan posisi agak tegak lurus,”sambungnya.

Baca Juga  Delapan Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran ini Syarat dan Ketentuannya

Menurut Kamruddin, bukti tersebutlah yang membantah pernyataan Porli jika Brigadir J tewas karena baku tembak.

“Dokter forensik bersama-sama dengan dokter yang mewakili kita, jadi mereka menyatakan ini ditembak dari belakang. Maka dicatat oleh dokter kita,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Disway.id dengan link https://disway.id/read/638189/Hasil-Autopsi-Ulang-Brigadir-J-Bocor-Kuasa-Hukum-Sebut-Otak-Jenazah-Tak-Ditemukan-Ada-Bekas-Lem