iklan

VAKSIN SASAR SISWA SISWI MAN I BARADATU

Baradatu-Ratna Sari, siswi cantik Kelas XII MAN 1 Baradatu sudah dua tahun mengikuti kegiatan belajar daring lewat layar smartphone miliknya.

Bacaan Lainnya

Siswa yang sedang menempuh Alumni Covid-19 ini merasa jenuh dengan kegiatan belajar mengajar jarak jauh yang tidak mengenal adik kelasnya.

Mendengar gaung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang telah diberlakukan di wilayah kabupaten Way Kanan, membuat gairah belajarnya meningkat, diapun suka cita menyambut adanya program vaksinasi pelajar yang diselenggarakan di sekolah tempat dia menempuh pendidikan MAN 1 Baradatu oleh Polres Way Kanan. Kamis (01/10).

Baca Juga  Di Ahir Jabatan, Pj Kakam Penengahan Kembali Bagikan BLT-DD Tahap II

“Iya aku tuh antri dari pagi, semalam juga tidak begadang dan tidak tinggalkan sarapan, sebelumnya agak takut gitu, soalnya udah lama enggak di suntik tapi waktu udah disuntik biasa aja kak”ucap siswi cantik asal Gunung Baru ini.

Dia mengaku, sejak kelas kecil hanya beberapa kali saja disuntik oleh karenanya setelah mengetahui akan disuntik dirinya merasa was-was.

“pas dapat info dari sekolah ada vaksinasi pelajar agak takut gitu, banyak teman-teman yang gak mau mungkin karena belum pernah disuntik, dan untuk orang tua saya juga tau kok, Di bolehin sama orang tua untuk mencegah penularan virus covid-19 dan juga untuk diri sendiri”ungkapnya.

Baca Juga  Kampung Penengahan Salurkan Kembali BLT DD Kepada 59 KPM

Kegembiraan sangat nampak pada wajahnya yang imut, sudah bosan dengan belajar daring lewat layar monitor. Dan sangat menyambut baik, adanya PTM terbatas di sekolahnya.

“Bosan, sudah terlalu lama tidak ada interaksi langsung dengan teman dan guru. Jadi saya semangat banget kalau PTM berlangsung. Tapi saya juga berharap untuk tidak terlalu dipaksakan, karena takut nantinya banyak pelajar yang terpapar covid-19, Semoga dengan sudah vaksin, PTM bisa terlaksana dengan lancar,” jelas Ratna. (RWK/Kadarsyah).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.