Siap-Siap!! Vaksinasi Menyasar Kemasyarakat

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Gunung Labuhan RWK,– Pemerintah telah menetapkan empat tahapan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di Indonesia.

Hal ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Jika merujuk kepada keputusan itu, saat ini pelaksanaan program vaksinasi nasional telah berjalan dalam dua tahap, yakni tahap pertama dan tahap kedua.

Baca Juga  KAMRUSAMAN.. APEL UNTUK MEMBENTUK DISIPLIN

Kedua tahap ini berjalan sejak Januari hingga Maret 2021 lalu.

Pada dua tahapan II yang sedang berjalan ini, vaksinasi menyasar tenaga kesehatan, pedagang pasar, pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik), tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan aparatur sipil negara (ASN), aparat keamanan (TNI-Polri), pekerja pariwisata (petugas hotel dan petugas restoran), pelayanan publik (damkar, BPBD, BUMN, BPJS, Kepala/perangkat desa), pekerja transportasi publik, atlet dan wartawan.

Baca Juga  Lomba Ter-inovatif dan Kreatif kampung Sribasuki 2021

Masih merujuk kepada keputusan yang sama, vaksinasi tahap ketiga menyasar kepada masyarakat mulai dari Usia 18 hingga <50 tahun,dan lansia diatas 50 tahun

Dalam hal ini pemerintah Kampung Gunung Sari melalui sekretaris kampung Marwanto memberikan himbauan kepada seluruh aparatur untuk mendata jumlah sasaran penduduk yang belum di Vaksinasi.

Baca Juga  UWES… ANGEL ! Harga Sawit Anjlok Parah

“Pada tahap ini, vaksinasi akan menyasar masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi,oleh karena itu kita himbau kepada masyarakat agar ikut berpatisipasi dalam menyukseskan Vaksinasi ini,jangan takut demi kesehatan bersama”jelasnya.

Selain itu, pendataan Vaksinasi tahap 4 yang menyasar masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin,dapat dilaksanakan paling lambat sepekan ini,(awal bulan Juni red).RWK/KDR