iklan

Gas Melon Langka dan Mahal saat Corona

Negara Batin Rwk– ,Warga dikecamatan Negara Batin Kabupaten Yay Kanan mengeluhkan langkanya tabung gas elpiji 3 kg sejak seminggu hari terakhir ini. (6/6)

Hal itu diperparah dengan harganya yang naik cukup tinggi, Untuk mendapatkan gas diseputaran kecamatan Negara Batin, warga sulit untuk mendapatkan, kalaupun ada harganya sudah naik dari harga sebelumnya, serta yang membawa tabung sebanyak 10 tabung hanya kebagian tiga tabung saja untuk saat ini. Akibatnya warga mengeluh akan hal ini.

” Sejak hari kemarin kami susah mencari tabung gas, kalaupun ada harganya naik,” ucap RP (36) warga yang tidak ingin disebutkan asal kampungnya setelah ditemui awak media Radar Waykanan

Bacaan Lainnya
Baca Juga  PKK Gedung Jaya Kampanyekan Prokes

” Untuk beberapa kampung yang berada dikecamatan Negara batin harga tabung Gas elfiji 3 Kg tersebut juga berfariasi mulai harga oper 19 ribu dan harga ecer Rp25 ribu hingga Rp30 ribu bahkan lebih.seperti yang terjadi di kampung Bumi Jaya harga tabung gas elfiji 3 kg yang subsudi harganya berfariasi antar warung ada yang 25 ribu dan ada juga yang sudah 28 ribu,”Tambahnya.

Hal senada diucapkan juga oleh warga diKecamatan Negara Batin , warga disana mengaku untuk harga jauh lebih mahal mencapai Rp33 ribu per tabungnya. Kejadian ini sudah berlangsung lama biasanya harga disana normal masih tinggi Rp23 ribu untuk satu tabungnya.

Baca Juga  KPU Sosialisasi Pilkada di Lapas Way Kanan 126 Napi punya hak pilih

” Kalau kami mahalnya memang sudah lama, nah akhir-akhir ini tambah mahal sudah tiga puluh ribu itupun susah kami dapatkan,”keluh Warga Negara batin.

Sementara Agent Gas dikecamatan Negara Batin belummemberikan jawaban dan konfirmasinya kepada awak media baik via Telpon maupun Chat.

Hal ini tentu sangat meris untuk kita lihat mengingat belumlah usai wabah covid 19. Kesusahan masyarakat ditambah lagi dengan kelangkaan Tabus Gas elfiji 3 kg.

Masyarakat berharap dinas terkait bisa memperhatikan masalah kelangkaan tabung Gas elfji 3 kg ini yang notabennya masih disubsidi oleh pemerintah.RWK/Andri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.