Seorang Pemuda Di Kecamatan Negeri Besar Tenggelam Saat Hendak Mencari Ikan

Foto: Warga Kampung Kiling-kiling dibantu Tim SAR asal Tubaba mencari Jepriyadi korban yang tenggelam saat hendak mencari ikan di sungai muara Hanakau.

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]
Negeri Besar(RWK),- Jepriyadi (22) warga Kampung Kiling-kiling kecamatan Negeri Besar, dilaporkan hilang terseret derasnya aliran sungai muara Hanakau, Kampung Kiling -kiling Kecamatan Negeri Besar.

Peristiwa itu terjadi pada hari Jum’at (30/4), sekitar pukul 15.45 WIB. Ketika perahu yang ditumpanginya bersama saudaranya terbalik saat mencari ikan menggunakan jaring.

Tidak berapa jauh dari muara hanakau atau sekitar 100 meter dari hulu muara kali Hanakau perahu motor yang ditumpangi korban tersambar petir yang mengakibatkan ipar korban Mirza jatuh pingsan diatas perahu dan mengalami luka lebam di beberapa bagian muka dan badan sedangkan korban Jepri terjatuh ke sungai dan hingga saat ini telah dilakukan pencarian dengan bantuan masyarakat dan dengan alat seadanya selama kurang lebih 12 Jam namun belum membuahkan hasil. Selain dari Penerangan yang kurang memadai pencarian juga dilakukan hanya memiliki 1 unit speed boat yang diperbantukan dari Basarnas Tulang Bawang.

Baca Juga  Peduli terhadap sesama, Warga Perbaiaki rumah Sumadi yang hampir Rubuh

Sekdes Kampung Kiling-kiling saat dikonfirmasi awak media Radar Way Kanan melalui sambungan telephone mengatakan, “Sampai saat ini kita terus melakukan pencarian diseputaran kejadian tenggelamnya perahu hingga sekitar 200 meter aliran sungai dengan peralatan ( perahu motor :red) warga kampung Kiling-kiling, dengan harapan korban masih bisa kita temukan,” imbuh Septa.

Baca Juga  Mengacu Pada Usulan Masyarakat, Gedung Harapan Bangun Drainase

Terpisah, menurut penjelasan Septa salah satu warga setempat menuturkan bahwa, Jepriyadi merupakan warga yang baru menetap dikampung Kiling-Kiling setelah kurang lebih 2 bulan yang lalu dia menikah dengan warga desa setempat. Ia juga menjelaskan terkait kronologi Kejadiaan tersebut.

“Kronologisnya korban Jepri bin Hasan berangkat keladang bersama adik iparnya hendak mengangkat jaring sekira pukul 15:00 dan perahu yang ditumpangi mereka tersambar petir hingga Mirza pingsan dan Jepri terjatuh ke sungai, entah itu sudah dalam keadaan meninggal atau masih hidup kita tidak tau,” ujar Septa.

Baca Juga  Anggota DPRD Way Kanan Harapkan Jalan Kabupaten Diperbaiki

“Untuk Sampai saat ini korban belum ditemukan. Namun kami warga setempat dan Tim SAR dari Tulang Bawang serta dibantu oleh Anggota Polsek Negeri besar terus melakukan pencarian,” pungkasnya. (RWK-D/JS)