“Makanan yang terlalu banyak itu akan menstimulasi hormon serotonin yang ada di tubuh. Itu terbentuk karena adanya makanan-makanan, terutama karbohidrat apalagi dalam porsi besar, sehingga punya efek relaksasi, sehingga mudah ngantuk,” paparnya.
Dalam agama pun sebenarnya tidur setelah santap sahur tidak dianjurkan. Para ulama menyebutkan bahwa tidur setelah makan menurut Islam hukumnya makruh jika tidak ada udzur dikerjakan jangan.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abbu Nua’im dari Aisyah ra, Nabi Muhammad SAW melarang tidur setelah makan. Prilaku tersebut dapat menyababkan hati seseorang menjadi keras. Sehingga, akan sulit menerima hidayah.
“Janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena bisa membuat kalian menjadi keras,” (HR Abbu Nua’im, dari Aisyah ra)
Terlebih, subuh merupakan waktu turunnya berkah dan rezeki, sebagaimana doa Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud.
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya,” (HR. Abu Dawud. Hadis ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Abi Daud).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah ra juga pernah berkata:
“Tidur sesudah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu membagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang [makruh] kecuali ada penyebab atau keperluan.”( Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222).



