PMI Lakukan Penyemprotan Desinfekran Dikantor Inspektorat

Foto : PMI Kabupaten Way Kanan melakukan penyemprotan disinfektan di kantor Inspektorat.

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu (RWK), – Setelah Kembali munculnya Claster baru 11 ASN yang diduga hasil rapid test reaktif, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Way Kanan langsung melakukan penyemprotan disinfektan di kantor Inspektorat.

Penyemrotan disinfektan dipimpin langsung oleh Yoni Aliestiadi Kepala Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Way Kanan , setelah berkoordinasi dengan Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Way Kanan dan Tim Gugus Tugas Covid 19.

Foto : PMI Kabupaten Way Kanan juga melakukan penyemprotan disinfektan di Rumah susun, setelah salah satu penghuni nya di jemput untuk melakukan isolasi di Rumah Sakit Zainal Abidin Pagaralam

” Sebelumnya kami telah berkoordinasi kepada Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten untuk menentukan posisi yang akan di semprot.” Ujar Kepala Markas PMI Way Kanan.

Baca Juga  BPNT Sudah Bisa Dicairkan

Kembali muncul Claster baru yang ada di Way Kanan dari Kantor Inspektorat, ada 11 ASN yang hasil rapid test reaktif sehingha kantor nya di lockdown selama 3 hari dari tanggal 23 Juni sampai dengan 25 Juni 2021.

“Dari 11 orang ini terdiri dari Sekretaris ,1 ASN Irban dan 9 ASN Auditor / pengawas , dimana sebelumnya hari Senin (19/6) ASN di Lingkungan Inspektorat mengeluhkan gejala deman kemudian di adaka rapid test di Puskesmas Blambangan Umpu dan hasilnya 7 ASN reaktif, dilanjutkan pada hari selasa (20/6) rapid test terdapat 4 ASN kembali memdapatkan hasil reaktif.sehingga untuk saat ini Kantor Inspektorat Kabupaten Way Kanan di Lockdown selama 3 hari, untuk sementara semua aktifitas pekerjaan di lakukan di rumah.”terangnya

Baca Juga  Segini Jumlah Pemilih,Hasil Pemutakhiran Data Berkelanjutan KPU

Yoni menambahkan, “selain melakukan penyemprotan di kantor Inspektorat, PMI juga melakukan penyemprotan di rumah susun, setelah ada warga yang di jemput Ambulance untuk dilakukan isolasi di Rumah Sakit Zainal Pagar Alam tadi pagi.”tutupnya (RWK/Alba)