Persentase Potongan Tidak Sesuai Dengan Harga Jual Yang Dtawarkan

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Negara Batin-Harga Jual Komoditas singkong tak setara dengan persentase potongan yang diterima petani mencapai 22-24 %.

Namun, hal yang menarik harga jual singkong di kecamatan Negara Batin lebih tinggi Rp.230/Kg yang mencapai Rp. 1120/Kg dibanding dengan kecamatan Negeri Agung yang merosot hingga Rp. 890 dari harga Normal Rp. 1000/Kg.

Dengan harga yang dianggap Normal bagi masyarakat Kecamatan Negara Batin tentunya berdampak besar bagi petani khususnya kuli/karyawan yang dapat membuka lapangan pekerjaan meskipun tak sesuai Realita.

Baca Juga  Satlantas Polres Way Kanan Gelar Rapid Test Antigen Gratis Bagi Pengendara

Chandra sebagai pekerja pencabut singkong menuturkan bahwa semenjak harga singkong di kecamatan Negara Batin Normal, dikatakan banyak tawaran pekerjaan dari para petani untuk memanen singkong.

“jika harga sebelumnya turun boro-boro ada yang mau yang menawarkan pekerjaan, saya yang cari susah. Hal ini tentu ada ketergantungan nya dengan harga singkong. Sebab saya sendiri hanya menggantung kan diri di petani singkong sebagai kuli, lalu bagai mana jika harga turun, kami juga gak bisa bekerja sebab petani tidak ada yang memanen”keluh Chandra. Sabtu (09/10).

Baca Juga  Kapolsek Way Tuba Resmikan KTN "Ramik Ragom" Kampung Bumidana

Normalnya harga singkong di Wilayah kecamatan Negara Batin, sangat membantu. Sebab banyak lapangan pekerjaan bagi Chandra dan rekan-rekan nya.

“Ya bahagia aja, kita bisa bekerja bisa mencukupi kebutuhan walaupun tidak seberapa. Saya berharap harga singkong terus naik agar masyarakat dan petani bisa makmur, setidaknya mengurangi tingkat pengangguran meski hanya sebagai kuli”harapnya.

Baca Juga  Puskesmas Kayu Batu Beri PMT Ibu Hamil Dan Balita

Sementara itu, salah satu petani singkong Sito masih mengeluhkan potongan persentase yang dilakukan pembeli di Negara Batin walaupun haga sampai Rp. 1120/Kg namun potongan dilapak ataupun pabrik singkong sangatlah tinggi dari 22% sampai 24% per tonase.

“ya, mau bagaimana lagi jika kami setor langsung ke pabrik pun terkadang jasa pengangkutan tidak setor pabrik”Pungkasna. (RWK/Susi)