iklan

Perjelas Kriteria Kemiskinan, Rusman Harapkan Bantuan Tepat Sasaran

Gunung Labuhan RWK ,-Antisipasi ketidak tepatan sasaran penerima bantuan kepada masyarakat Way Tub kecamatan Gunung Labuhan harus menjadi perhatian penuh pemerintah kampung Way Tuba.

Dimana pemerintah kampung Way Tuba mewanti-wanti supaya bantuan yang disalurkan Baik PKH, Bansos, BST, BPNT maupun BLT-DD tepat sasaran pada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya.

“Jangan sampai terdapat Warga yang seharusnya dapat bantuan tapi dilupakan, begitu juga sebaliknya”tegas Rusman S.Sos kepala kampung Way Tuba.

Bacaan Lainnya

Oleh karenanya pemerintah kampung Way Tuba menyampaikan dimana kriteria kemiskinan diperjelas. Pasalnya, kebutuhan masyarakat miskin di setiap daerah berbeda-beda.

Baca Juga  UPT Puskesmas Negeri Agung Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Tenaga Pendidik

“Kriteria kemiskinan harus jadi perhatian pemerintah kampung karena miskin untuk kota beda dengan miskin di kampung,” kata kepala kampung satu periode ini, Jumat

Rusman menjelaskan terlebih lagi ditengah pandemi saat ini, yang mana banyak sumber bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat hingga pemerintah daerah bahkan pemerintah kampung, yang memang harus benar-benar tepat sasaran.

“Jadi harus ditentukan kriteria kemiskinan supaya penyaluran lebih tepat dan jadi tugas pemerintah kampung yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), nah itukan telah dikeluarkan yang mana terdapat 15 poin kriteria masyarakat miskin dan telah kita pasang spanduknya diberbagai tempat yang tersebar di 4 Dusun sekampung Way Tuba ” ujar dia.

Baca Juga  KPU Sosialisasi Pilkada di Lapas Way Kanan 126 Napi punya hak pilih

Setelah menentukan kriteria kemiskinan, menurut Rusman tugas pemerintah kampung, berikutnya ialah mengawasi distribusi bantuan. Pihaknya tidak ingin kelompok usia produktif mendapat bantuan bertahun-tahun karena dikategorikan miskin.

“Kalau tetap miskin artinya kita gagal mengentaskan kemiskinan,”papar Rusman.

Rusman menyebut pemerintah kampung juga berperan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dari berbagai bantuan terlebih lagi di masa pandemi pada saat ini. Banyaknya masyarakat miskin selama bertahun-tahun menjadi cerminan kinerja kepala kampung.

“Artinya gagal menjalankan amanat undang-undang karena jelas tujuan bernegara untuk memajukan kesejahteraan masyarakat,”tutup dia.(RWK/Kadarsyah).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.