Nama Sekda Waykanan dan Warek UBL Juga Disebut di Persidangan Andi Desfiandi

RADARWAYKANAN.COM  – Selain Asep Sukohar, jaksa juga menghadirkan Budiono, Ketua Satuan Pengendalian Internal SPI Universitas Lampung (Unila) untuk memberikan keterangan di persidangan Andi Desfiandi –terdakwa kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Fakultas Kedokteran Unila. 

Budiono menjelaskan, dirinya juga pernah didatangi Saipul Sekda Waykanan.

“Pada saat itu, saya di rumah didatangi kawan yang kebetulan saya tenaga ahli di Way Kanan, Saipul menyampaikan bahwasannya ini ada keponakannya yang ingin masuk dan menyatakan kesanggupan menyumbang untuk SPI (sumbangan pengembangan institusi) Rp250 juta,” kata Budiono saat bersaksi.

Baca Juga  Pasca Kebakaran , Polsek Buay Bahuga Gotong Royong Rehap Rumah Sumiyati

“Saya bilang, saya tidak punya kewenangan cuma akan saya sampaikan ke pimpinan, dalam hal ini ke Pak Heriandi,” sambung Budiono.

Jaksa KPK kemudian bertanya siapa yang datang menemuinya untuk menitipkan mahasiswa kemudian Nuryadin yang juga pegawai Pemkab Way Kanan. 

Nuryandi, kata Budiono, anaknya akan masuk jurusan informatika dan menyampaikan kesanggupannya membayar SPI. 

Baca Juga  Belinya Rokok, Pulangnya Bawa Handphone

“Terus ke ketiga Pak Nuryandi, masuk jurusan informatika sama ke ruangan, terus dia menyampaikan anaknya mendaftar di Unila, saya tanya kesanggupan menandatangni penyumbang institusi sekitar Rp35 apa 25 juta saya lupa,” ungkapnya.