[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]
RADARWAYKANAN.COM, .- Mungkin ikut Merasakan penderitaan masyarakat yang juga telah menghantarkan mereka duduk dikursi empuk DPRD Way kanan , 3 Pimpinan DPRD Way Kanan dan Seluruh ketua Fraksi yanga ada di DPRD Way kanan langsung menemui Mahasiswa yang tergabung dalam PMII ( Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang menggelar Demo menolak kenaikan BBM di Halaman Kantor DPRD Way kanan hari ini, sayangnya diduga melihat adanya Demo Mahasiswa tersebut Mobil Dinas Nopol BE 1 W yang diduga didalam ada Bupati WayKanan justru terkesan menghindar dan pergi dari lokasi.
Diterangkan, sejak pengumuman kenaikan BBM dicanangkan oleh Presiden RI, di berbagai pelosok tanah air langsung terjadi gejolak penolakan yang dilakukan oleh para Mahasiswa, dan hari ini Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam PMII Way Kanan, menggelar Unjuk rasa di Halaman Kantor DPRD Way Kanan guna menyampaikan tuntutan menolak Kenaikan Bahan Bakar Minyak Subsidi dan Non subsidi, Mendesak pemerintah secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia (BBM), Mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran. Serta mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.
Ketua DPRD kab Way Kanan Nikman Karim, SH, yang saat itu lansung turun menemui pendemo didampingi 2 orang Wakil Ketua DPRD Way kanan, Hi Romli S.Pd, dari Fraksi PKB dan Yosee Sogoran dari Fraksi Nasdem, menyatakan bahwa mereka selaku wakil rakyat di DPRD Way Kanan, selalu siap menemui masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasninya asalkan tertib
“Saya atau kami wakil rakyat tidak pernah menolak, akan tetapi siapapun yang datang disini harus tertib”, tegas Nikman.
Lebih jauh menurut Kader Demokrat Way Kanan tersebut bahwa pihaknya sudah mendengaraspirasi para Mahasiswa tetapi, untuk Bupati dan Wakil Bupati dia Tamu disini, dan di Undang baru datang Jadi bukan menghindar. Kalau mau kesana silahkan kantor nya disitu itu hak adek sekalian”, tuturnya sembari berkata masuk untuk seluruh Mahsiswa.
Dalam pada itu, ternyata sebelum menemuai Mahasiswa yang tergabung dalam PMII Way kanan, DPRD Way kanan juga telah menggelar Paripurna Pengesahan Raperda tentang perubahan APBD tahun 2022, dan Pengesahan Raperda Keuangan Daerah dan penyempaian Raperda APBD tahun Anggraan 2023, Hamim Akbar SH, MH Kader PKS Way Kanan juga telah menyampaikan hal yang sama dengan Mahasiswa Pendemo.
“Sesuai dengan arahan Presiden PKS, bahwa PKS secara tegas menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Karena kebijakan iti akan menurunkan daya beli masyarakat dan akan menambah jumlah orang miskin.
“Berangkat dari jeritan hati dan suara rakyat, demi menyuarakan rasa keadilan rakyat, sesuai dengan isntruksi DPP PKS, kami menyatakan dengan tegas menolak kebijakan kenaikan harga BBM dan Solar Bersubsidi. Semoga pemerintah meninjau kembali rencana kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Rakyat membutuhkan keberpihakan dan kepedulian yang nyata dari Pemimpinnya!” ujar Hamim Akabr.RWK/ARI












