oleh

Gerak Cepat Cegah Hantavirus, Lapas Way Kanan Gandeng Puskesmas Edukasi Warga Binaan

-Umum-97 Dilihat

UMPU SEMENGUK (RWK) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan bergerak cepat mengantisipasi potensi penyebaran Hantavirus dengan menggelar sosialisasi pencegahan bagi seluruh warga binaan bekerja sama dengan Puskesmas Negeri Baru.

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan lingkungan lapas tetap bersih, sehat, dan terbebas dari risiko penyakit yang ditularkan melalui tikus. Dalam sosialisasi tersebut, warga binaan diberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pengenalan gejala awal infeksi Hantavirus.

Kepala Puskesmas Negeri Baru, Sopian, menjelaskan bahwa pemahaman tentang Hantavirus penting diberikan karena virus tersebut dapat menular melalui paparan udara yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus.

“Kami menekankan bahwa Hantavirus bukan penyakit yang bisa dianggap sepele. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari keberadaan sarang tikus di sekitar hunian,” ujar Sopian saat memberikan materi.

Selain penyuluhan, warga binaan juga diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan kamar hunian dan area sekitar blok sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penyebaran penyakit.

Kepala Lapas Way Kanan, Riski Burhannudin, mengatakan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu prioritas dalam pelaksanaan program pembinaan. Menurutnya, edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan di lingkungan lapas.

“Sosialisasi ini merupakan bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Kami juga telah menjadwalkan pembersihan menyeluruh pada area-area yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya tikus,” kata Riski.

Ia menambahkan, kondisi lapas yang memiliki tingkat hunian dan mobilitas tinggi menuntut adanya langkah cepat dalam mengantisasi berbagai potensi penyakit menular.

“Kesadaran bersama menjadi benteng pertama dalam pencegahan. Dengan edukasi ini, kami berharap seluruh warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan demi kesehatan bersama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga binaan yang mengikuti sosialisasi. Mereka menyadari bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh penghuni lapas.

Melalui langkah preventif ini, Lapas Way Kanan menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga binaan maupun petugas. (RWK)