BANDAR LAMPUNG (RWK) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Way Kanan, Machiavelly Herman Tarmizi, mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani (Retreat) bagi Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang resmi dimulai pada Kamis (30/7) di Masjid Nurul Ulum, Komplek Islamic Center Provinsi Lampung. Kehadiran Machiavelly merupakan tindak lanjut atas undangan resmi Gubernur Lampung kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Lampung.
Retreat yang berlangsung selama empat hari, mulai 30 Juli hingga 2 Agustus 2026, bukan sekadar kegiatan pembinaan keagamaan. Pemerintah Provinsi Lampung merancang kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi aparatur sipil negara, khususnya dalam memperkuat integritas, etika, karakter, soliditas, dan kebersamaan para Sekretaris Daerah sebagai motor penggerak birokrasi di daerah.
Selama mengikuti retreat, para peserta menjalani rangkaian kegiatan yang cukup padat. Mulai dari kajian Al-Qur’an, tausiah, musyawarah, olahraga bersama, materi tentang pondasi kepribadian, pembelajaran kehidupan Nabi Muhammad SAW, hingga sesi-sesi yang menekankan pentingnya iman, amal, serta pembentukan karakter kepemimpinan.
Dalam surat undangan, Gubernur Lampung juga menegaskan bahwa seluruh Sekretaris Daerah diwajibkan hadir secara langsung tanpa dapat diwakilkan, mengingat pentingnya penyamaan persepsi, penguatan koordinasi, sekaligus pembinaan karakter bagi pejabat tertinggi di lingkungan birokrasi daerah.
Keikutsertaan Machiavelly Herman Tarmizi menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Way Kanan. Sebagai Sekretaris Daerah, ia memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, memastikan pelayanan publik berjalan efektif, sekaligus menjaga sinergi antara kepala daerah dan seluruh perangkat daerah.
Melalui retreat ini, diharapkan para Sekda se-Provinsi Lampung tidak hanya memperoleh penguatan spiritual, tetapi juga mempererat kebersamaan dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (RWK/AT)






