Sebelum periode Budi Gunawan, jabatan kepala BIN tercatat dipimpin sosok sipil. Meski demikian, latar belakang mereka tak bisa dijauhkan dari institusi kepolisian dan militer.
Hendropriyono, memimpin BIN tahun 2001 hingga 2004, merupakan jenderal bintang empat yang pernah memimpin Kodam Jaya dan Kodiklat TNI AD. Tatkala Presiden Megawati Soekarnoputri menunjuknya menjadi orang nomor satu di BIN, ia sudah berstatus purnawirawan.
Penerus Hendropriyono, Syamsir Siregar, merupakan mantan orang nomor satu di Badan Intelijen ABRI. Ia pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal sebelum diangkat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi kepala BIN.
Terakhir, sebelum Marciano, kepala BIN dijabat mantan Kepala Polri Jenderal Sutanto. Satu tahun setelah pensiun dari kepolisian, Sutanto dijadikan SBY sebagai pemimpin lembaga telik sandi.*






