Kampung Kemu Kembali Salurkan BLT DD tahap II Tahun 2022

Banjit (RWK)- Pemerintah kampung Kemu kembali menyalurkan BLT-DD tahap 2 untuk bulan April Mei dan Juni tahun 2022 bertempat di kantor kampung Kamis 04/08/2022

Dalam rangka mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah kampung Kemu Kembali menyalurkan program perlindungan social berupa Bantuan Langsung Tunai BLT-DD melalui Dana Desa. BLT Dana Desa yang diperuntukkan bagi masyarakat kampung yang memenuhi kriteria tertentu antara lain keluarga miskin, keluarga yang ada warga sakit kronis/menahun, tidak memiliki pekerjaan dan seluruhnya belum mendapat bantuan sosial lain.

Baca Juga  Kampung Setia Negara Neba Akan Jaring Sekdes Baru Pasca Pengunduran Diri Sekdes

Penyaluran BLT DD kampung Kemu di Awasi oleh P3MD, Babinsa, Babinkamtibmas, Joni Helmi Kasi Pemerintahan kecamatan banjit, BPK dan seluruh aparatur kampung.

Kegiatan ini merupakan pencairan Dana Desa yang kedua kalinya di tahun 2022. Adapun jumlah Keluarga Penerima Manfaat KPM berjumlah 86 KPM dengan penerimaan sebesar Rp 900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah) untuk pencairan bulan April, Mei dan Juni. Adapun syarat pengambilan bantuan tersebut sesuai surat undangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah kampung.

Penerima manfaat (KPM) wajib membawa surat Undangan dari Pemerintah kampung Kemu,Foto KK/KTP KPM
Pengambilan tidak boleh diwakilkan,
KPM tidak diperbolehkan memberikan uang atau sejenisnya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga  PPL Negeri Agung Laksanakan Vaksin Hewan Ternak di Kampung Sunsang

“Rambat kepala kampung Kemu mengatakan kepada jurnalis Radar Waykanan bahwa BLT tahap II ini sama seperti tahap 1 sebesar Rp300.00,- per bulan per KPM, dan diberikan setiap bulan selama setahun. Dana Desa juga digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan dan hewani serta penanganan peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk penurunan stunting dan penanganan Covid-19 di kampung,”katanya.

Baca Juga  Ciptakan Situasi Aman, Babinsa Koramil 427-06/Baradatu Dengan Rutin Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan

“Dia menambahkan selain itu, Dana Desa dimanfaatkan untuk program pembangunan infrastruktur dengan mengutamakan penggunaan tenaga kerja dan bahan baku lokal, dan program pengembangan kampung sesuai dengan potensi dan karakteristik kampung sehingga, pemanfaatan Dana Desa diharapkan bisa seimbang antara penanganan Covid-19 dan pembangunan infrastruktur di kampung,”pungkasnya.

Sambutan kedua dari FORKOPIMCAM Kecamatan Banjit yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Joni Helmi, Dia berpesan kepada KPM agar dapat menggunakan bantuan ini untuk dimanfaatkan dengan baik dan untuk membeli kebutuhan pokok.

RWK/HABIBI A.P