oleh

Cegah Covid Kakam Bonglai Lakukan Penyemprotan.

-sosial Budaya-44 Dilihat

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Banjit (RWK), – Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, sejumlah tempat ibadah lintas agama di kampung Bonglai disemprot cairan disinfektan. Penyemprotan tersebut dilakukan pemerintah kampung dan tim gugus tugas kampung Senin 12/07/2021.

Sterilisasi rumah ibadah dilakukan pertama di Masjid dan kantor kampung serta dilanjutkan tempat umum lainnya. Para petugas melakukan penyemprotan ke seluruh sudut masjid, lantai, dinding, hingga pintu masjid.

“Iwan Setiawan SH kepala kampung Bonglai mengatakan Kita lakukan sterilisasi sesuai instruksi Bupati Waykanan. Ini juga sebagai bentuk ajakan dan imbauan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan ruang publik,dan untuk Penyemprotan di pasilitas umum dan tempat ibadah kita bertahap di awali dari dusun 4,5,6,11 dan untuk dusun lagi segera menyusul,” katanya.

Kepada pengelola tempat publik, Kepala kampung memberikan penekanan agar tempat dan benda yang sering tersentuh publik hendaknya rutin dilakukan pembersihan dengan disinfektan.

“Tempat ibadah dan tempat yang banyak didatangi harus sering dibersihkan. Seperti lantai kantor, meja pelayanan, atau benda-benda lain yang kerap disentuh publik itu harus sering dibersihkan. Menghindari kuman dan virus yang bisa masuk ke tubuh kita,” jelasnya.

“Dan jangan lupa lakukan proteksi diri, kerap cuci tangan dengan sabun, konsumsi gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, berpikir positif dengan mengelola tingkat stres,” pesannya.

“Kegiatan penyemprotan adalah bagian dari sosialisasi kepada pengelola tempat ibadah, tepat pelayanan publik, dan tempat-tempat umum lainnya untuk melakukan hal yang serupa. Karena proses ini bisa menjaga diri dan mencegah kita dari virus corona,” pungkasnya.

Menurut Iwan Setiawan SH Kepala kampung, penyemprotan disinfektan ini sangat memungkinkan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, karena tentu tak semua tempat bisa dilayani pemerintah kampung.

“Alat sprayer mudah didapat di pasaran. Cairannya bisa menggunakan lisol atau cairan desinfektan lain yang sangat mudah didapatkan di pasaran,”tutupnya.RWK/HABIBI A.P