Begal Sadis Beraksi Jelang Lebaran, Korban Terluka Bacok

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu-RWK. –   Susahnya mencari pekerjaan dan  sulitnya mencari. rejeki dimasa pandemi covid  19, diduga  menjadi salah satu penyebab  menggeliatnya berbagai tindakan kejahatan di Way Kanan termasuk pembegalan,  buktinya semalam pada pukul 21.30 Wib, Nopran Sandika bin Agusman (24) warga Kampung Negeri Batin Kecamatan Umpu Semenguk Way Kanan menjadi korban begal  ( Curat red ) di jalan poros dusun Km 14 Kampung Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk, selain sepeda motor mio miliknya sempat di bawa kabur pembegal, Nopran juga mengalami luka bacok di bahu kanan, sehingga ia harus menjalani perawatan di RS ZAPA Way Kanan.

Baca Juga  Babinsa Serda Edi Suryadi Laksanakan Komsos Bersama Warga Kampung Gedung Harapan

Dari informasi yang  dihimpun Radar Way Kanan bahwa sebenarnya yang hampir menjadi korban pembegalan itu adalah Mursalin warga km 14 Negeri Baru, akan tetapi ia berhasil lolos dan menceritakan kejadian itu pada 2 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang bernams Eki C warga Simpang Empat Negeri Baru,

” Jadi yang hampir Kena Begal itu sebenarnya Pak Mursalin warga Dusun KM 14 Kampung Negeri Baru yang yang tiba-tiba dicegat oleh 2 orang di ujung kampungnya di Jalan Poros setempat akan tetapi ia berhasil meloloskan diri dan meneruskan perjalanannya ke Simpang Empat Negeri baru, Sesampainya di negeri baru mursalin menceritakan yang dialami kepada Eki Chandra salah seorang anggota Pol PP Way Kanan yang kemudian mengajak rekannya menuju ke lokasi namun Setibanya di lokasi Eki Candra dan kawan-kawan telah menemukan Nopran dalam kondisi terluka di lokasi yang dikatakan oleh mursalin, dan sesuai keterangan dari korban atau Nopran diduga pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motornya Yamaha Mio warna biru putih Nopol BE 4862 WH  menuju Dusun Sri Bakti sehingga kemudian Eki Candra menelepon rekannya yang bernama Tato di Dusun Sribakti agar melakukan penghadangan terhadap pelaku,”ungkapnya.

Baca Juga  Inspektorat : 16 Maret Batas Pengembalian Dana BUMKam Gunung Sangkaran

Belum lama berselang Tato menerima telepon ia melihat seseorang yang dengan membawa Yamaha Mio sesuai yang dijelaskan dengan ciri-ciri yang sama melewati kampungnya sehingga Ia melakukan penghadangan karena diterobos oleh pelaku atau pembawa motor, Tato   akhirnya melempar kepala pelaku dengan batu yang menyebabkan pelaku terjatuh dan meninggalkan sepeda motor Yamaha Mio milik Nopran sementara ia melarikan diri ke dalam hutan.

Baca Juga  WAY KANAN PASAR EMPUK NARKOBA

Anehnya pelaku yang membawa kabur motor Nopran itu hanya seorang diri  padahal menurut Saksi Mursalin dan korban yang menghadang mereka adalah dua orang.

Hingga berita ini ditulis pada pukul 11.00 WIB baik Kasatreskrim Polres Way Kanan dan Kanitresjrim Polsek Blambangan Umpu belum ada yang menjawab konfirmasi dari awak media.RWK1/Red