Adipati Hadiri Langsung Sertijab Camat Pakuan Ratu

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Pakuan Ratu(RWK), – Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan, Ny. Hj. Dessy Afriyanti Adipati menghadiri Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat, Edi Haryanto, S.K.M.,M.Kes kepada Nurlela, S.Pd.,M.M.Pd serta Pelantikan TP-PKK Kecamatan Pakuan Ratu, Jum’at (05/11).

Bertempat di Aula Kecamatan Pakuan Ratu, Nampak hadir dalam acara, Ketua I TP-PKK Kabupaten, Ny. Eka Listriyeni Ali Rahman, Ketua II TP-PKK Kabupaten, Ny. Vorian Melita Saipul, Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Ketut Artike, Kasat Polisi Pamong praja Kabupaten Way Kanan Edy Supriyanto, SPD. M.M, Anggota DPRD Kabupaten Way Kanan Badrison dan Ari Saputra, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kapolsek Pakuan Ratu Amrizal, Babinsa, Kepala UPT Puskesmas Pakuan Ratu, serta Kepala Kampung sekecamatan Pakuan Ratu, dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Pakuan Ratu.

Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M, menyampaikan tiga tugas utama Camat untuk saat ini yaitu dapat menjalankan tugas dengan baik dan bermitra bersama dengan aparatur Kampung dalam membangun Kecamatan Pakuan Ratu, melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Kampung dalam mengolah Dana Desa dan ikut mensukseskan program Pemerintah yaitu Vaksinasi Covid-19.

Baca Juga  Kampung Bali Sadar Tengah gunakan Dana Desa bangun jalan

“Pesan saya satu, layani masyarakat dengan baik. Kalau sudah melayani masyarakat dengan baik berarti sudah berhasil. Kepala Kampung ini adalah mitra ya bukan anak buah, kawan, kalau kepala kampung ini bekerja dengan baik, ibu juga dapat imbas yang baik. Banyak turun lapangan agar dapat melihat kondisi masyarakat secara Langsung,” imbuhnya.

Adipati juga berpesan agar Camat dan Jajaran Kepala Kampung sekecamatan Pakuan Ratu dapat mengayomi masyarakat dengan baik tanpa kenal batasan waktu.

“Seorang pemimpin itu tugasnya 1x 24 jam selama Tujuh hari, tidak ada namanya jam kerja jam Delapan pagi sampai jam Empat sore, itu juga yang saya lakukan dalam bekerja jam berapapun dimanapun tempatnya jika memang ada yang perlu ditandatangani pasti saya tandatangani, karena menjadi pimpinan itu mudah yang sulit adalah menjadi seorang pemimpin, 1000 kebaikan yang kita buat akan kalah dengan 1 kesalahan yang kita buat,” ungkapnya.

Baca Juga  Mulya Agung kembali melaksanakan vaksinasi secara Door tu door

Lebih lanjut, Adipati menuturkan tugas utama yang harus dihadapi oleh Camat yang baru dilantik saat ini adalah, masalah percepatan vaksin dan pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa.

“Ketika kepala Kampung melakukan kesalahan tolong ditegur Buk Camat selaku perpanjangan tangan dari Bupati, Ayomi kepala Kampung. Satu lagi tugas kita Buk Camat, Pak Dandim, Pak Kapolsek, Bapak Kepala Kampung dan ibu kepala Kampung juga ini permasalahan Covid, Pakuan Ratu baru 78% untuk dosis pertama dan dosis kedua baru 22%, jika akhir Bulan Desember target pelaksanaan vaksin belum rampung, maka akan saya copot jabatan kalian sebagai Kepala Puskesmas. Kepala Kampung juga saya minta tolong, tidak selesai realisasi Dana Desa kalian tahun ini, maka 2022 saya perhambat Dana Desa Kalian, Buk Camat juga begitu jika target vaksin tidak tercapai maka akan saya copot juga, biar sama-sama kena copot, karena gak mungkin Covid ini selesai jika kita belum di vaksin semua. Tugas kita semua untuk mengingatkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” tegas Adipati.

Baca Juga  Bali Sadar Tengah Kembali Realisasikan BLT DD tahap 3

Adipati juga mengungkapkan bahwa capaian vaksinasi di Kabupaten Way Kanan saat ini baru mencapai 56%.

“Target kita di Way Kanan ini 342.000 dan baru tercapai 56% , lalu gimana sarannya untuk Kepala Kampung? Jangan urus administrasi masyarakat yang tidak ingin di Vaksinasi, itu pesan saya , minta tolong kepada tokoh agama dan masyarakat juga untuk mendukung pelaksanaan Vaksinasi ini,” Tandasnya. (RWK/Dima/Susi)