6 Reaktif, 1 Meninggal, Rubah Zonase Jadi Orange

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Negeri Besar RWK– Setelah sebelumnya masuk pada zona kuning penyebaran covid-19 kampung Sribasuki Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Waykanan kini berubah status dan masuk dalam zona orange penyebaran Covid-19.

Dari 13 kampung yang berada dikecamatan Negeri Besar Satu kampung masuk dalam zona orange berdasarkan Rilis Dinas Kesehatan kabupaten Waykanan

Sebagai mana yang disampaikan  Kepala Dinas Keshatan Kabupaten Way Kanan melalui Kepala Puskesmas Negeri Besar Suardi Ahmad S.Kep.MM kepada Radar Way Kanan menjelaskan bahwa perubahan status kampung Sribasuki masuk zona orange penyebaran covid-19 dikarenakan 6 warga kampung tersebut dinyatakan reaktif covid-19 berdasarkan rapid tes antigen yang dilkukan oleh Puskesmas Negeri Besar.

Baca Juga  Pasca Turunnya Dinas PUPR, Masyarakat Berharap Segera Direalisasikan

“Dari hasil rapat tes antigen yang dilakukan dipuskesmas Negeri Besar didapati sebanyak 6 (enam orang) warga kampung Sribasuki dinyatakan Reaktif covid-19 dan satu meninggal dunia pada hari jum’at tanggal 30 juni 2021 lalu”Ungkap Suwardi melalui Via telepon Genggamnya, Sabtu (31/07).

Terpisah anggota DPRD kabupaten Waykanan Fraksi PKB Yuliyus Arifien Jaya SE., MM Berpesan agar tugas pada tingkat kecamatan hingga kampung konsisten mematuhi prokes yang telah ditetapkan pemerintah kabupaten sehingga dapat menjadi panutan bagi warga dalam menjalankannya.

Baca Juga  Kota Jawa Hanya 2 Calon, Tentukan Pilihan Anda

Selain itu, Kepala Kampung melakukan koordinasi aktif dengan tenaga medis dalam membantu warga yang terpapar Covid-19 dengan misalnya dengan menggunakan Dana Desa secara tepat guna misalnya memberikan bantuan pangan kepada keluarga terdampak, menyediakan rumah isolasi pada tiap kampung dan melakukan tracing bagi orang-orang yang berinteraksi dengan pasien Covid-19.

Baca Juga  Roni Sangratu Salurkan BLT DD Bulan April, Mei dan Juni

“Ayo bersama-sama kita saling menjaga dan lindungi keluarga dengan aktif berperan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dikampung masing-masing”pungkanya. (RWK/JS)