Warga Rejo Sari Rayakan Hari Trisuci Waisak Secara Sederhana

Negeri Agung (RWK), – Perayaan Waisak biasanya jatuh pada bulan Mei hingga awal Juni di saat terjadi bulan penuh. Rangkaian ritual dan ibadah Trisuci Waisak bertujuan merayakan tiga peristiwa suci kehidupan Buddha Gautama, yaitu peristiwa kelahiran, pencerahan, serta meninggalnya Buddha Gautama.

Foto: Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak Warga Kampung Rejo Sari.

Tahun ini perayaan hari raya Trisuci Waisak masih harus mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan tanpa mengurangi kekhidmatan dalam memaknai tiga peristiwa kehidupan Sang Buddha.

Baca Juga  BKKBN Memperpanjang Waktu Pendataan Keluarga Hingga 21 Juni 2021

Tentunya dalam Peringatan hari raya Trisuci Waisak yang jatuh pada 26 Mei 2021 Warga Kampung Rejo Sari, Kec. Negeri Agung, Kab. Way Kanan merayakan hari raya Trisuci Waisak secara sederhana yang tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan 3 M dengan segala keterbatasan kondisi, tidak mengurangi kekhidmatan serta makna peringatan hari raya tersebut.

Baca Juga  Uspika Gunung Labuhan Hadang "Umi ", dengan Bagikan masker

Putu Sane Sekretaris Kampung Rejo Sari yang juga Salah satu Warga Buddha Kampung Rejo Sari Mengatakan Bahwa Tahun ini perayaan hari raya Trisuci Waisak masih harus mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan tanpa mengurangi kekhidmatan dalam memaknai tiga peristiwa kehidupan Sang Buddha.

“Sebelumnya kami ucapkan Selamat merayakan Trisuci Waisak untuk warga Buddha Kampung Rejo sari, Bangkit Bersatu untuk Rejo Sari Maju,” Ujar Putu Sane, Rabo (26/5).

Baca Juga  Aliran Sungai Jembatan Buntang Jadi Surga Tersendiri Bagi Anak Anak

Dia berharap warga tetap mengkedepankan Prokes dalam pelaksanaan hari raya Trisuci Waisak, tentunya dengan mematahu aturan pemerintah dengan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,”HarapNya.(RWK/AWAL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.