oleh

Sosialisasi Pelatihan Stunting dan Kelompok Wanita Tani Kampung Bali Sadar Tengah

-KAMPUNG-59 Dilihat

Banjit (RWK)- Sosialisasi dan Penyuluhan Stunting di kampung Bali Sadar Tengah UPT Puskesmas Banjit mengadakan kegiatan sosialisasi penyuluhan dan pelatihan pencegahan stunting bagi ibu hamil. Kegiatan ini dibertempat di kantor kampung Kamis 01/09/2022

Hadir dalam penyuluhan dan pelatihan Stunting Nasrullah Ali S.Sos, Camat Banjit, Wayan Sudra S.Sos Sekcam Banjit, Nyoman Sudirga kepala kampung Bali Sadar Tengah, UPT Puskesmas Banjit beserta jajaran dan Narasumber, UPTD Penyuluhan Pertanian Kecamatan Banjit Beserta Jajaran dan Narasumber, PD/PLD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPK, Bidan Desa, Kader PKK, Posyandu, Kelompok Wanita Tani

STUNTING adalah salah satu masalah gizi yang masih membutuhkan perhatian khusus di Indonesia. Pola makan, pola asuh, dan sanitasi serta akses air bersih merupakan aspek untuk mencegah kejadian stunting pada anak.

Penyuluhan stunting sekaligus pelatihan pembuatan menu PMT (Pemberian Makanan Tambahan) pada balita dengan sasaran kader posyandu dan ibu-ibu yang memiliki balita di kampung Bali Sadar Tengah.

“Penyampaian materi terkait stunting, bertujuan untuk menambah wawasan para ibu dan kader di kampung Bali Sadar Tengah, karena mengingat penjelasan terkait stunting seperti pengertian, penyebab, dampak dan cara mencegah/mengatasi stunting sangat diperlukan untuk menekan angka stunting di Indonesia khususnya di kampung Bali Sadar Tengah,”jelasnya.

Pelatihan pembuatan PMT melibatkan langsung para kader posyandu dan ibu yang memiliki balita. Hal ini dilakukan agar tidak hanya kader posyandu saja yang mengerti tentang PMT baik pengolahan dan manfaat PMT bagi balita. Akan tetapi, para ibu-ibu yang memiliki balita juga dapat mengerti terkait PMT maupun manfaatnya bagi balita.

Penyuluhan dan Pelatihan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) di acara dibuka oleh camat banjit, melalui dana desa, kepala kampung menyerahkan sebuah kultifator/hand traktor mini beserta bibit sayur kpd KWT Mulya Indah dengan melaksanakan pelatihan Pengolahan bibit sayur. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat lebih meningkatkan hasil pertanian khususnya Petani sayur.

RWK HABIBI ADI PUTRA