oleh

Sekda Way Kanan Ikut Sensus Ekonomi 2026, BPS Tegaskan Data Responden Dijamin Rahasia

-Umum-255 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 terus ditunjukkan berbagai elemen di Kabupaten Way Kanan. Pada Kamis (18/6), Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, turut menjadi responden dalam kegiatan pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Kegiatan pendataan berlangsung di Rumah Dinas Sekda Way Kanan. Dalam proses tersebut, Machiavelli memberikan keterangan yang dibutuhkan petugas sensus sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Keikutsertaan Sekda dinilai sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Way Kanan terhadap upaya penyediaan data ekonomi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, partisipasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut serta menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Kepala BPS Way Kanan, Erika Santi, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan program nasional yang dilaksanakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas usaha di Indonesia, mulai dari skala besar hingga usaha mikro dan kecil.

Menurutnya, informasi yang dihimpun melalui sensus akan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Data yang terkumpul akan membantu pemerintah melihat perkembangan sektor usaha, mengidentifikasi potensi investasi, serta memahami kebutuhan pelaku usaha. Dengan data yang akurat, kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran,” kata Erika.

Ia menambahkan, masih terdapat sebagian pelaku usaha yang merasa ragu ketika didatangi petugas sensus karena khawatir data yang diberikan akan berkaitan dengan perpajakan.

Untuk itu, BPS menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi tidak memiliki hubungan dengan penetapan maupun pemungutan pajak. Seluruh informasi yang disampaikan responden dilindungi kerahasiaannya dan hanya dimanfaatkan untuk kepentingan statistik.

“Informasi yang diberikan masyarakat tidak digunakan untuk kepentingan pajak. Kerahasiaan data responden dijamin oleh undang-undang dan hanya digunakan sebagai bahan statistik resmi,” tegasnya.

BPS Way Kanan mengimbau seluruh pelaku usaha agar memberikan informasi secara jujur dan lengkap kepada petugas sensus. Tingginya tingkat partisipasi masyarakat akan berpengaruh terhadap kualitas data yang dihasilkan.

Data hasil SE2026 nantinya diharapkan mampu menjadi dasar dalam merumuskan program pembangunan ekonomi, mendorong peningkatan investasi, memperkuat sektor UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Melalui slogan “Mencatat Ekonomi Indonesia”, BPS mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 guna mewujudkan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan yang lebih maju di masa mendatang. (RWK/AT)