Begal Meresahkan Warga

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Pakuan Ratu- RWK, –  Menjelang H-2 lebaran   masyarakat Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way kanan, diresahkan kembali maraknya tindakan kejahatan , termasuk begal, belum lagi kekhawatiran warga akan masuknya Covid 19 19 ke Wilayah mereka.

” Kemarin (9/5), Saat saya (Sisikis red )  dan Ibu saya  ( Indarti) dalam perjalanan ke pasar, setibanya di tengah kebun  milik PT .PSMI tiba tiba datang 2 orang tidak dikenal dengan 1 sepeda motor menodong kami dengan sesuatu yang saya duga senjata api, dan langsung merampas sepeda motor Supra X 125, yang saya kendarai,  2 Buah HP, dan  Uang sebanyak Rp. 900 000″, ujar  warga Kampung Arang Agung tersebut (  Sisilia  red )  saat  menghubungi wartawan Radar Way Kanan hari ini.

Baca Juga  Bahagia Warga Bandar Kasih Terima BLT DD Kembali

Atas kejadian tersebut, Ashari tokoh pemuda setempat berharap agar kepolisian dapat menempatkan personilnya dilokasi tersebut atau minimal dilakukan patroli secara mobile karena lokasi itu memang sangat rawan tindak kejahatan.

” Lokasi jalan di tengah-tengah kebun PT PSMI tersebut memang sangat rawan sejak dahulu, setiap ada kejadian pembegalan pasti terjadinya di daerah tersebut sehingga menurut saya pihak keamanan harusnya sudah memperhitungkannya. dengan demikian mereka dapat berpatroli dilokasi tersebut khususnya menjelang dan sesudah lebaran,” harap Ashari.

Baca Juga  PKK Bratayudha Gelar Siger Berbagi

Harapan Ashari juga didukung oleh Sumardi warga Kampung Karang Agung lainnya karena menurut Sumardi sudah banyak warga Kampung Karang Agung yang menjadi korban pembegalan

Hal itu dibenar Masyarakat setempat Sumardi, bahwa sebenarnya sudah banyak warga Kampung Karang Agung Kecamatan pakuan Ratu yang menjadi korban pembegalan  dijalan PT PSMI tersebut, namun tidak ada pengaman yang ketat oleh pihak berkompenten.

Baca Juga  Operasi Yustitusi, Polsek Baradatu Ajak Masyarakat Tingkatkan Protokol Kesehatan

“Warga sudah mencoba melaporkan kepada pemerintah setempat, dan masih dalam proses tindak lanjut, kami selaku warga sangat berharap walaupun dalam kondisi was-was akibat adanya pandemi Corona Namun kami tetap merasa aman saat bepergian apalagi saat ini kita menjelang hari raya Idul Fitri,” tegas Sumardi.

Sayangnya  Kapolsek Pakuon Ratu IPTU Amrizal  belum dapat dikonfirmasari, dan konfirmasi Wartawan media ini belum dibalas.RWK AZHARI/ KDR