Masyarakat Kampung Say Umpu Berharap Pembangunan Jembatan Segera Terealisasi

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Way Tuba(RWK),– Sudah beranjak 8 Tahun Masyarakat Kampung Say Umpu mengeluh, akibat salah satu infrastruktur pendukung prekonomian masyarakat mengalami kerusakan yang cukup serius dari tahun 2014 hingga sekarang belum diperbaiki oleh pihak terkait.

Diketahui, jembatan sepanjang 15 M yang bersumber dari PU kabupaten Way Kanan, terletak di RT 4 Cipadang kampung Say Umpu itu putus akibat banjir bandang yang terjadi pada di tahun 2014 lalu akibatnya jembatan itu ambruk sehingga menjadi kendala bagi masyarakat setempat maupun masyarakat luar kampung yang melintas di jembatan tersebut.

Baca Juga  Tarmizi Bantah Tak Netral

Salah seorang warga setempat Anton menjelaskan jembatan tersebut merupakan satu-satunya urat nadi perekonomian masyarakat di kampung Say Umpu oleh karena masyarakat berharap kepada pihak terkait agar segera memperbaikinya kembali dengan besar harapan dapat membantu berjalan kembali perekonomian masyarakat dibidang pertanian agar dapat memanfaatkan hasil bumi.

“Kami berharap pihak terkait dapat mendengar keluhan kami ini, ini jembatan satu-satunya untuk mengeluarkan hasil bumi yang kami peroleh, Karena hingga sekarang jembatan masih belum diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang yang terjadi pada tahun 2014 lalu, sehingga kami harus memutar lewat kampung Pisang Baru kecamatan Bumi Agung yang cukup memakan waktu banyak, kami sangat berharap kepada pemerintah kabupaten Way Kanan agar dapar segera memperbaiki jembatan kami, sudah hampir 8 tahun ini putus harapan kami” ungkapnya kepada Radar Way Kanan, Selasa (27/04).

Baca Juga  Matsudirman Ucapkan Terima Kasih Kepada Warga Madang Jaya

Terpisah, Kepala kampung Say Umpu Minarni membenarkan bahwasannya masyarakat Say Umpu sangat berharap jembatan itu segera di bangun karena kasian warga jika mengeluarkan hasil bumi harus memakan waktu yang cukup banyak dengan melintasi kampung Pisang Baru kecamatan Bumi Agung.

Lebih jauh Minarni mengungkapkan dengan dibangun kembali jembatan itu dipastikan prekonomian masyarakat disektor pertanian dan perkebunan dapat meningkat sehingga hasil bumi khususnya Kampung Say Umpu dapat kembali Normal. (RWK-K/Dendi)