WAY KANAN (RWK) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan mulai memetakan potensi warga binaan sebagai bagian dari persiapan pelatihan keterampilan di bidang pertanian, perikanan dan peternakan.
Asesmen digelar di Aula Dr. Sahardjo Lapas Way Kanan, Jumat (25/9), untuk mengidentifikasi minat, bakat, pengalaman serta kemampuan warga binaan yang dapat dikembangkan.
Hasil asesmen akan menjadi dasar penentuan jenis pelatihan dan penempatan warga binaan sesuai potensi masing-masing. Langkah ini dilakukan agar program pembinaan kemandirian tidak sekadar menjadi aktivitas rutin, tetapi menghasilkan keterampilan yang aplikatif dan dapat dimanfaatkan setelah warga binaan kembali ke masyarakat.
Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pengelolaan ketahanan pangan di lingkungan Lapas dengan melibatkan warga binaan dalam kegiatan produksi secara aktif.
Dengan memadukan potensi sumber daya manusia dan pemanfaatan lahan yang tersedia, Lapas Way Kanan mendorong pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus menyiapkan bekal keterampilan bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menjalani masa pidana. (RWK)





