oleh

Jalan Simpang Neki Banjit Rusak Parah Selama Lebih dari 10 Tahun, Warga Desak Pemerintah Bertindak Nyata

-Umum-212 Dilihat

Banjit,Radar Way Kanan.Com — Kondisi jalan di Simpang Neki, Kecamatan Banjit ( Baradatu – Banjit red), Kabupaten Way Kanan, saat ini benar-benar sangat memprihatinkan menjadi sorotan warga yang melintasinya, Jalan rusak parah, berlubang, dan dipenuhi genangan air menyebabkan aktivitas warga sangat terganggu, mirisnya hingga kini, jalan tersebut belum juga mendapat perhatian dan atau perbaikan dari pemerintah selama lebih dari satu dekade.

Pantauan langsung Media ini di Lapangan jalan yang menjadi penghubung utama warga Kecamatan Baradatu dan Kecamatan Banjar tersebut hampir tidak ada lagi jalan yang rata melainkan, terlihat lubang besar dan kubangan air di tengah jalan yang menghambat pengendara motor maupun kendaraan roda empat. Tak jarang warga harus menempuh jalur alternatif kedepan rumah warga atau bahkan mendorong motor mereka melintasi genangan, serta rentang sekali kecelakaan.

“Sudah lebih dari 10 tahun kami menanti janji pemerintah. Setiap tahun dijanjikan perbaikan, tapi tak ada realisasi. Ini bentuk pengabaian terhadap rakyat.”ujar Drs Kusrin warga setempat.

Kekecewaan juga disampaikan oleh Ibu Ramianah, warga Simpang Neki yang merasa dirugikan akibat kerusakan jalan saat harus membawa anggota keluarga yang sedang sakit:

“Biasanya 20 menit sudah sampai ke Puskesmas, tapi kemarin saya harus tempuh 1 jam lebih karena jalannya parah sekali, kondisi seperti ini kalau memang ada warga yang sudah mau melahirkan bisa jadi melahirkan di atas kendaraan yang juga apabila ada yang meninggal bisa jadi karena parahnya kerusakan jalan ini menyebabkan yang sakit dapat meninggal dunia di jalan sebelum sampai ke Puskesmas,” ujar Ramianah.

Warga lainnya, yang ditemui sedang duduk di warung dan pos ronda, turut menyuarakan hal serupa. Mereka menyebut kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun, namun hanya menjadi “bahan kampanye” tanpa ada tindakan nyata.

“Kami bukan minta jalan mulus seperti tol, cukup yang layak dan bisa dilewati dengan aman. Itu saja, setiap akan ada pergantian Bupati pasti semua calon menjanjikan akan memperbaiki jalan ini demikian juga setiap akan ada pemilihan anggota legislatif baik DPR RI DPRD provinsi maupun kabupaten pasti berjanji ingin memperbaiki jalan ini tetapi ini sudah lebih 10 tahun belum juga ada perbaikan, dan kami wargai lemah ini hanya jadi korban PHP ungkap Sarman, warga lainnya.

komentar-komentar miring tentang parahnya kerusakan jalan dari Simpang legi Kecamatan Baradatu menuju Kecamatan baju tersebut dibenarkan oleh Hi.M.Sahyar, tokoh masyarakat banjityang juga mantan anggota DPRD Way Kanan.

” Setahu ruas jalan Simpang Neki Baradatu menuju Banjit ini adalah jalan provinsi tapi berapa waktu yang lalu ada menyatakan sudah menjadi jalan Kabupaten kami warga ini tidak mempersoalkan milik siapa jalan ini yang kami harapkan jalan ini dapat segera diperbaiki anak kami kalau telat bayar pajak saja akan dipersoalkan, sebentar jalan ini bukan 5 atau 6 tahun sudah lebih 10 tahun kondisinya tetap begini,” ujar H.M.Sahyar.

” Tetapi saya juga tidak terlalu heran karena berapa hari yang lalu saya pergi ke pusat pemerintahan Kabupaten Way Kanan ternyata jalan di sana juga Masih banyak lubangnya apalagi dari perkantoran menuju Kampung lam Basung melalui Riau lubang-lubang di jalan itu saya pikir saat hujan lebat pasti akan menjadi sungai dadakan, apakah itu saja tidak terpantau oleh pemerintah,’ imbuh Mantan Ketua DPD OAN Way Kanan tersebut. RWK I/ HJR