Ikuti, Upacara Virtual Hari Lahir Pancasila, Bupati Singgung Soal Kebhinekaan Masyarakat

Foto: Bupati Dan Forkopimda Kabupaten Way Kanan Menghadiri Upacara Virtual Hari Lahir Pancasila

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu(RWK), – Memperingati Hari Lahirnya Pancasila, Bupati Kabupaten Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., jajaran Forkopimda Kabupaten Way Kanan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan H. Saipul, S.Sos., M.I.P., mengikuti Upacara Virtual Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ruang Rapat Utama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Selasa (1/6).

Presiden Republik Indonesia ke – 7 H. Ir. Jokowi Dodo, tampak menjadi Inspektur dalam Upacara tersebut.

Dalam amanatnya, Presiden mengajak masyarakat untuk semakin bersatu dan membela ideologi Pancasila. “Walaupun Pancasila sendiri sudah lama, namun makin kesini tantangan yang dihadipinya tidak semakin ringan. Ada banyak hal yang harus diwaspadai semenjak semakin berkembangnya teknologi,” jelasnya.

Baca Juga  Handeka Putra, Kebersihan Sebagian dari Iman

“Ketika teknologi konektivitas semakin berkembang pesat, maka interaksi juga bisa dilakukan dengan semakin cepat. Dan hal itu juga bisa meningkatkan kaum – kaum yang memiliki rivalitas pandangan terhadap ideologi atau transnasional. Dengan begitu, kita juga harus bisa menemukan cara baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang memiliki tujuan mendalami dan melindungi Pancasila,” lanjut Jokowi.

Presiden Republik Indonesia ke – 7 itu juga mengatakan bahwa Pancasila harus menjadi fondasi dalam pembangunan teknologi Indonesia.

“Saya mengajak seluruh elemen yang ada untuk mempertahanlan Pancasila. Sekali lagi, selamat hari lahir Pancasila,” tutupnya.

Baca Juga  Hi.Adipati Sambut Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H

Di tempat yang sama, Bupati Kabupaten Way Kanan juga membenarkan bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa yang pas dengan masyarakat.

“Untuk menghadapi masalah yang bisa mengancam ideologi bangsa, tentunya dibutuhkan persatuan. Dan Pancasila sudah lasti bisa menjadi pemersatu seluruh masyarakat dan kita semua yang biasanya memiliki perbedaan dalam kehidupannya,” tutur Adipati.

Yang membanggakan, saat awak media menanyakan secara acak urutan Pancasila pada sang Bupati tetap dijawab dengan lancar dan tanpa ragu sedikitpun, yang menunjukkan kepantasannya menjadi seorang Bupati yang selama ini telah menjadi kebanggan masyarakat Way Kanan. Karena perlakuan kuli tinta itu spontan dan tanpa rekayasa sebagai salah satu contoh untuk mengetes kesaktian sang Bupati di Hari Kelahiran Pancasila. Sebab sekarang ini sudsh banyak pejabat yang pintar beretorika tetapi saat ditanyakan Pancasila saja lupa dan terengah – engah untuk menjawabnya.

Baca Juga  Sepanjang 8 KM jalas poros Tanjung Dalam di perbaiki secara swadaya

Namun sangat disayangkan pada peringatan hari kelahiran Pancasila tersebut tidak nampak seorang perwakilan masyarakat Way Kanan ( DPRD red ),

“Infonya masih dijalan, akan tetapi hingga acara selesai tidak ada seorangpun anggota DPRD Way Kanan yang hadir,” ujar salah seoarang Narasumber. (RWK/AT)