oleh

Way Kanan Mulai Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Data untuk Dorong Investasi dan UMKM

-Umum-41 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai instansi terkait resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui Apel Siaga yang digelar di Gedung Pusiban (GSG Way Kanan), Rabu (10/6).

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pendataan ekonomi yang akan berlangsung hingga Agustus 2026. Sensus ini merupakan sensus ekonomi kelima yang diselenggarakan Indonesia dan menjadi agenda nasional yang dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Kepala BPS Way Kanan, Erika Santi, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat mengenai kondisi perekonomian daerah.

“Sensus ini bertujuan menyediakan informasi struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara maksimal sehingga tidak ada satu pun pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan.

Sementara itu, Koordinator Sensus Ekonomi 2026 Wilayah Way Kanan dari BPS Provinsi Lampung, Atik Heriyandani, menyampaikan bahwa jadwal pendataan telah disusun dan petugas akan melakukan kunjungan langsung ke masyarakat serta pelaku usaha.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya statistik di tengah masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan berbasis data.

Usai pencanangan dan apel siaga, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi teknis kepada para petugas guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa pencanangan Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama dalam mendukung tersedianya data yang berkualitas untuk pembangunan daerah.

“Data yang akurat, lengkap, dan terpercaya merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Ayu.

Menurutnya, hasil sensus nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro dan kecil hingga usaha menengah dan besar yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Way Kanan.

Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam memetakan potensi ekonomi, menyusun kebijakan pembangunan, menciptakan iklim investasi yang kondusif, hingga memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan.

“Ketika investasi tumbuh, maka peluang usaha dan lapangan pekerjaan juga akan semakin terbuka. Pada akhirnya, hal itu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Way Kanan,” ujarnya.

Ayu juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, kepala kampung, lurah, serta unsur pemerintahan lainnya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus dengan memperkuat koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada para petugas sensus yang akan menjadi garda terdepan dalam proses pengumpulan data di lapangan.

“Saya berharap seluruh petugas menjaga integritas, profesionalisme, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta pelaku usaha agar data yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum memperkuat budaya data di Kabupaten Way Kanan.

“Dengan data yang berkualitas, kita dapat merancang pembangunan yang lebih tepat sasaran, lebih efektif, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya sebelum secara resmi membuka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Way Kanan. (RWK/AT)