Gunung Labuhan, Radar Way Kanan.Com,- Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Labuhan, Oksi Ajuan Firnando menjadi narasumber dalam program Mutiara Pagi di RRI Way Kanan. Sabtu, 26 Juli 2025.
Dalam tausiahnya, yang berlangsung sejak Pukul 05:15- 06:00 itu bertema yang relevan dengan perkembangan zaman, yakni “Tantangan Silaturahmi di Dunia Maya.”
Oksi membuka tausiahnya dengan menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi sebagai salah satu ajaran pokok dalam Islam.
“Silaturahmi itu bukan hanya sebatas bertemu fisik. Lebih dari itu, silaturahmi adalah menjaga kasih sayang, saling mendoakan, dan saling membantu,” ujarnya.
Namun, ia menyadari bahwa era digital telah mengubah cara manusia berinteraksi.
“Dulu, kita harus bertemu langsung untuk bisa bersilaturahmi. Sekarang, dengan adanya media sosial, kita bisa terhubung dengan siapa saja, kapan saja. Ini tentu sebuah kemudahan yang luar biasa,” imbuh Penyuluh Agama Islam jebolan Kampus UIN Lampung ini.
Meskipun demikian, Oksi mengingatkan bahwa kemudahan tersebut juga membawa tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah perubahan makna silaturahmi.
“Banyak orang menganggap bahwa memberikan ‘like’ atau berkomentar di media sosial sudah cukup sebagai bentuk silaturahmi. Padahal, silaturahmi yang sejati membutuhkan lebih dari itu,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahaya hoaks dan ujaran kebencian yang kerap beredar di dunia maya.
“Jika kita tidak bijak dalam menggunakan media sosial, bukan silaturahmi yang terjalin, melainkan permusuhan dan kebencian yang tersebar. Oleh karena itu, kita harus selalu menyaring informasi dan menjaga lisan serta tulisan kita,” pesannya.
Di akhir tausiahnya, dirinya mengajak seluruh pendengar untuk menggunakan media sosial sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi, bukan untuk memecah belah.
“Mari kita jadikan dunia maya sebagai ladang pahala dengan menyebarkan kebaikan, saling mendoakan, dan menjaga ukhuwah Islamiyah, serta bijak dalam bermedia sosial. Jangan sebaliknya media sosial menjadi ajang vonis untuk menilai baik dan buruk seseorang,” tandasnya seraya berpesan agar tidak Baperan dalam bermedsos.RWK/ SAID.






