Samsat Ajukan 1 Unit Samling dan Samdes Ke Bapenda Lampung

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu(RWK),- Untuk menunjang pemberian pelayanan terbaik kepada Masyarakat, UPT Samsat Way Kanan mengajukan Bantuan 1 unit Samsat Keliling (Samling) dan Samsat Desa (Samdes) kepada BAPENDA Provinsi Lampung .

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala UPTD Samsat Way Kanan Saipul Anwar, SE.,MM saat disambangi Reporter Radar Way Kanan di Ruang kerjanya, pada hari Senin (5/7).

Saipul Anwar menjelaskan pihaknya telah mengajukan bantuan 1 unit Samsat Keliling dan melakukan perencanaan pembangunan Samsat Desa (Samdes) ke BAPENDA Provinsi Lampung. Samdes tersebut rencananya akan dibangun di Kecamatan Pakuan Ratu yang tujuannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah Kampung Say Umpu Salurkan Insentif Kepada Linmas Dan Para Kader

“Untuk memberikan pelayanan dengan baik dan mudah dijangkau masyarakat, Samsat akan membangun Samsat Desa (Samdes) yang rencananya akan di bangun di Kecamatan Pakuan Ratu, tetapi untuk saat ini kami masih dihadapkan oleh beberapa masalah. Seperti kekurangan SDM, dan Sinyal yang belum stabil didaerah tersebut,” jelasnya.

Saipul Anwar menambahkan alasan dibuatnya Samdes tersebut, karena di daerah Kecamatan Pakuan Ratu, Negeri Besar dan Negara Batin pihaknya kesuliatan untuk menjangkaunya dengan Samling dikarenakan daerah jangkauan yang jauh dan ditambah akses jalan yang sulit untuk dilalui dengan cepat serta terkendala sinyal yang masih kurang memadai.

Baca Juga  Pemerintah Kampung Negeri Baru Kembali Salurkan BLT-DD Tahap III

“Untuk saat ini, Samling hanya ada di Daerah yang tidak sulit sinyal, akses jalan yang bagus dan utamanya dekat dengan Bank Lampung karena Uang yang didapat dari hasil Samling harus langsung di storkan di Bank Lampung hari itu juga, Seperti di Kecamatan Baradatu, di Bedeng Kecamatan Umpu Semenguk, dan di Kecamatan Blambangan Umpu. Karena untuk menjangkau daerah yang jauh dan akses jalan yang tidak mendukung seperti di Kecamatan Pakuan Ratu, Negeri Besar, dan Negara Batin, masih sulit dijangkau selain akses jalan yang masih sulit dilalui dalam waktu cepat dan terkendala sinyal yang masih belum memadai,” pungkasnya. (RWK/Dima)