Penyaluran Bantuan PKH Di Kampung Lembasung, Diduga Tidak Tepat Sasaran

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu(RWK), – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), menuai polemik antara Pemerintahan Kampung Lembasung dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Blambangan Umpu serta Pendamping PKH Kampung Lembasung. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Kampung Lembasung M. Helmi Ibrahim saat ditemui di Balai Kampung Lembasung, Jumat (30/7).

 

“Saya sempat geram dengan pengurus bantuan PKH di sini. Sebab mulai dari data yang tidak pernah berubah selama 5 tahun, sampai tidak adanya koordinasi dengan Pemerintah Kampung Lembasung,” jelas Helmi.

 

Dirinya menyebutkan, bahwa data penerima PKH yang tidak pernah berubah selama 5 tahun terakhir, tentunya sudah tidak valid lagi dan diperlukan pendataan ulang.

 

“Data itukan sudah lama sekali. Sedangkan, untuk saat ini, dari data tersebut sudah ada yang menjadi orang mampu atau sudah tidak layak sama sekali untuk mendapatkan bantuan PKH. Belum lagi ada juga yang menerima dua bantuan langsung mulai dari PKH sampai dengan BST,” lanjutnya.

Baca Juga  Tim Kecamatan Banjit Lakukan Monev Dana Desa Kampung Bonglai

 

Padahal, lanjut Helmi, sudah ada banyak masyarakat yang lebih memerlukan bantuan tersebut. Tapi bagaimana mereka bisa mendapatkannya kalau memang tidak pernah dilakukan survey dan perubahan data yang ada.

 

“Program bantuan tersebut pastinya dibuat dengan sasaran masyarakat yang membutuhkan. Di Kampung ini ada banyak masyarakat yang lebih membutuhkan tapi tidak masuk ke dalam data penerima Bantuan PKH. Malah orang – orang yang sudah memiliki mobil dan sudah mampu itu yang masuk ke dalam data tersebut. Kan jadinya bantuan tersebut malah tidak sesuai sasarannya,” ujarnya.

Baca Juga  Kampung Sari Jaya Terima Bantuan Sembako Dari Perusahaan

 

Helmi menginginkan pihak TKSK untul lebih berkoordinasi dengan Pemerintahan Kampung Lembasung. “Jangan seperti tidak menganggap kami. Karena kalau ada masalah nantinya, pastilah Pemerintahan Kampung terlebih dahulu yang akan ditanyai oleh warga,”.

 

“Kami juga mengharapkan untuk perubahan data penerima PKH supaya bisa tersalurkan dengan semestinya. Kalau seperti ini terus, kasihan kepada warga yang memang sangat membutuhkannya,” tutupnya.

 

Terpisah, TKSK Blambangan Umpu Vera mengatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan survey ulang terkait data penerima Bantuan PKH.

 

“Untuk Kampung Lembasung, kemarin sudah ketemu sama pak kakam. Nanti akan disurvey ulang terkait data penerima bantuan,” jelasnya melalui aplikasi pesan singkat.

Baca Juga  H-2 Lebaran, Rejo Sari Kembali Salurkan BLT-DD

 

Namun, Ketika dikonfirmasi mengenai mengapa tidak adanya koordinasi dengan pihak Kampung selama ini, dirinya hanya membaca saja dan tidak membalas apapun.

 

Sedangkan, Pendamping PKH Lembasung Bertha menerangkan bahwa data penerima PKH selalu dilakukan perubahan.

 

“Tiap Bulan perbaikan data terus kok pak. Kalau memang orang tersebut sudah mampu, saya upayakan untuk mundur dari penerima PKH. Dan memang tidak dibiarkan pak, saya juga selalu sosialisasi dan ngasih pemahaman terhadap KPM PKH,” kata Bertha melalui aplikasi pesan singkat.

 

Tapi sangat disayangkan, karena dirinya tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai data penerima PKH yang telah mampu atau sudah tidak pantas untuk menerima bantuan. (RWK/AT)