oleh

Pemkab Way Kanan Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Membaik dan Angka Kemiskinan Menurun

-Umum-211 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Way Kanan, Rial Kalbadi, dan dihadiri oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Dalam pembukaan rapat, Ketua DPRD menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan bagian penting dari mekanisme akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Way Kanan dengan agenda penyampaian LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat masuk oleh Sekretaris DPRD, Indra Kesuma. Agenda utama rapat yakni penyampaian LKPJ disampaikan langsung oleh Bupati Way Kanan di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Dalam pidatonya, Bupati Ayu Asalasiyah menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi periode strategis dalam pelaksanaan pembangunan daerah, di tengah berbagai tantangan fiskal dan dinamika ekonomi nasional. Pemerintah Daerah, lanjutnya, telah mengambil langkah-langkah kebijakan yang berorientasi pada efisiensi anggaran tanpa mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.

“Berbagai kebijakan efisiensi anggaran dilakukan secara selektif dan terukur, dengan tetap memperhatikan prioritas pembangunan serta kondisi riil masyarakat Kabupaten Way Kanan,” ujar Ayu.

Ia mengungkapkan bahwa secara umum kondisi makro ekonomi daerah menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dibandingkan tahun 2024, serta membaiknya sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, salah satu capaian penting pada tahun 2025 adalah penurunan angka kemiskinan. Meski tidak merinci angka secara detail dalam forum tersebut, Ayu menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai program pembangunan, termasuk penguatan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan akses layanan dasar.

“Perekonomian Kabupaten Way Kanan menunjukkan perbaikan yang signifikan, dan angka kemiskinan juga mengalami penurunan. Ini menjadi indikator bahwa kebijakan yang kita jalankan mulai memberikan dampak nyata,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Upaya tersebut dilakukan guna memperkuat fondasi pembangunan jangka menengah dan panjang di daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, Forkopimda, serta masyarakat, yang telah berkontribusi dalam mendukung jalannya pembangunan daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dan berkolaborasi dalam membangun Kabupaten Way Kanan. Semoga seluruh ikhtiar kita dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ucapnya.

Usai penyampaian LKPJ, agenda rapat dilanjutkan dengan penyerahan dokumen LKPJ dari Bupati kepada pimpinan DPRD sebagai bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut oleh legislatif.

Ketua DPRD Way Kanan menyampaikan bahwa dokumen LKPJ tersebut selanjutnya akan dibahas secara mendalam oleh anggota dewan melalui mekanisme yang telah ditetapkan, sebelum nantinya diberikan rekomendasi sebagai bahan perbaikan kinerja pemerintahan daerah ke depan.

“DPRD akan mencermati secara komprehensif seluruh isi LKPJ ini sebagai bentuk fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tegasnya.

Rapat paripurna kemudian ditutup oleh pimpinan sidang dan dilanjutkan dengan agenda internal DPRD berupa pembahasan LKPJ oleh masing-masing fraksi dan komisi.

Melalui penyampaian LKPJ ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan. (RWK/AT)