oleh

Pemkab Way Kanan Percepat Program Kebun Masyarakat, Tekankan Komitmen Perusahaan Lewat Rakor FPKMS

-Umum-32 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) — Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mendorong percepatan realisasi program pembangunan kebun masyarakat sekitar melalui Rapat Koordinasi Tim Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS). Agenda strategis tersebut kembali digelar pada Rabu (29/4/26) di Ruang Buay Pemuka Pengiran Tuha, kompleks perkantoran pemkab setempat.

Rakor ini menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, perusahaan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam memastikan program FPKMS berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Ketua DPRD Way Kanan Rial Kalbadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Machiavelli, Kepala Dinas Perkebunan B. Ishak, perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Muhammad Aman Sentosa, Asisten II Setdakab Aire Antony, serta para camat dan pimpinan instansi vertikal.

Dalam arahannya, Asisten II Setdakab Way Kanan Aire Antony menegaskan bahwa pelaksanaan FPKMS bukan sekadar program sukarela, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan perkebunan sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku.

“FPKMS wajib dilaksanakan oleh perusahaan. Dasar hukumnya jelas. Karena itu implementasinya tidak boleh dilakukan secara sembarangan, tetapi harus mengikuti pola yang sudah ditetapkan,” kata Aire.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program harus dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurutnya, beberapa skema atau pola kerja sama sebenarnya telah tersedia dan dapat dijadikan acuan oleh perusahaan maupun pemerintah daerah. Namun, tantangan utama saat ini adalah menyatukan kesepahaman serta mempercepat implementasi di lapangan.

Sementara itu, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menekankan bahwa rakor ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus menjadi indikator keseriusan seluruh pihak dalam mendukung pembangunan berbasis kemitraan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, saya mengapresiasi kehadiran seluruh pihak. Ini adalah bentuk komitmen nyata untuk bekerja sama membangun daerah,” ujar Ayu dalam sambutannya.

Ia mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait belum adanya kesepakatan yang solid mengenai pola kerja sama antara perusahaan dan masyarakat.

Padahal, menurutnya, keberhasilan program FPKMS sangat bergantung pada kejelasan skema kemitraan yang adil dan saling menguntungkan.

“Permasalahan yang ada harus segera kita selesaikan. Tidak boleh berlarut-larut. Kita butuh langkah cepat dan keputusan bersama,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pembangunan kebun, bukan sekadar objek atau penonton di wilayahnya sendiri.

“Masyarakat harus menjadi pelaku utama. Mereka harus merasakan langsung manfaat dari keberadaan perusahaan,” katanya.

Melalui forum rakor ini, Pemkab Way Kanan mendorong seluruh tim FPKMS untuk segera merumuskan langkah-langkah strategis, menyelesaikan proses verifikasi data, serta mencapai kesepakatan konkret yang dapat segera diimplementasikan.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat merupakan kunci keberlanjutan investasi di daerah.

“Jika masyarakat sejahtera, maka operasional perusahaan juga akan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ini adalah hubungan yang saling menguatkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pihak-pihak yang memiliki komitmen untuk bergerak maju.

“Kita fokus pada yang siap dan mau terlebih dahulu. Yang belum siap, nanti menyusul. Jangan sampai program ini terhambat hanya karena menunggu semua pihak,” tegasnya lagi.

Rakor FPKMS ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan konkret yang dapat mempercepat realisasi pembangunan kebun masyarakat di Kabupaten Way Kanan. Program ini sendiri dinilai sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial di sekitar wilayah perkebunan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Pemkab Way Kanan optimistis program FPKMS dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat luas bagi pembangunan daerah. (RWK/AT)