Karena itu, pihak keluarga terlihat membenarkan bahwa dua warga itu merupakan keluarga mereka
“Karena sudah tidak komunikasi lama, seperti diiyakan dari pihak keluarga. Namun, kita siap fasilitasi jika pihak Polda Jawa Tengah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mencocokkan DNA dengan pihak keluarga di Pesawaran,” tegasnya.
Diketahui, Tohari alias Mbah Slamet, dukun pengganda uang asal Banjarnegara menghabisi korban-korbannya dengan cara memberikan minuman bercampur potasium.**
Artikel ini juga telah tayag di Radarlampung dengan judul “Pasutri Asal Lampung Jadi Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang Banjarnegara” link https://radarlampung.disway.id/read/664658/pasutri-asal-lampung-jadi-korban-pembunuhan-dukun-pengganda-uang-banjarnegara











