oleh

Musim Penghujan, Petani Jagung GULA Bersyukur

-sosial Budaya-52 Dilihat

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Gunung Labuhan RWK – Wilayah Kabupaten Way Kanan, khususnya Gunung Labuhan dan sekitarnya pada, Sabtu, (6/11) malam, diguyur hujan yang cukup deras.

Dalam beberapa pekan terakhir, wilayah Kabupaten Way Kanan mulai memasuki musim penghujan. Datangnya musim penghujan itu disambut gembira oleh para petani. Karena mereka kembali dapat bercocok tanam.

“Beberapa hari sebelumnya (seminggu, red) saya sudah menanam jagung, namun curah hujan tidak merata, akibatnya saya khawatir akan pertumbuhan jagung yang tidak normal, tadi malam hujan begitu deras, dan itu membuat saya menghirup nafas lega karena penantian yang saya tunggu-tunggu (hujan turun) telah tiba,” papar, Amri seorang petani jagung di Kampung Bengkulu Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Minggu, (7/11).

Kalau hujannya seperti tadi malam terus, Sabtu, (6/11) malam, lanjut Amri, dua tiga hari kedepan, dia akan langsung memupuk jagungnya.

“Kalau pupuk, saya menggunakan pupuk anorganik (kotoran ayam alias telek, red) setahun belakangan ini, dengan pupuk tersebut terbukti membuat pertumbuhan dan kualitas jagung bagus,” imbuhnya.RWK/Oksi.