Sementara itu PT PSMI yang diwakili HRA Officer Isruna Hadiani Siregar mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah KPU Way Kanan untuk memfasilitasi TPS Lokasi Khusus ini, sehingga karyawan dan keluarga yang tinggal di mess perusahaannya dapat menyalurkan hak politiknya. Diakui terdapat 600 lebih karyawan di beberapa mess perusahaan yang tersebar di Kampung Gunung Waras, Rumbih, Negara Batin dan Tiuh Baru yang sebagian bukan warga Way Kanan.
Kepala Bidang PIAK Dinas Dukcapil Bayu Susanto mewakili Kepala Dinas mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus mengejar target perekaman dengan melakukan pelayanan keliling baik di Kampung maupun sekolah SMA/SMK. Untuk warga binaan pihaknya siap bersinergi membantu mencari data kependudukan dan melakukan perekaman di Lapas. Pihaknya juga mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masyarakat, agar apabila KTP asli hilang data masih ada tersimpan di handphone masing-masing.
Anggota Bawaslu Triwana mengatakan semua usaha yang mereka lakukan itu adalah untuk menjamin hak politik warga / pemilih, untuk itu Sinergitas KPU dan Bawaslu harus terjaga agar Pemilu 2024 berjalan lancar dan sukses seperti Pemilu sebelumnya yang tidak ada permasalahan.
Terpisah, Hi. M. Sahyar mantan Anggota DPRD Way kanan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu Way kanan, hanya saja menurut Sahyar KPU dan Bawaslu juga harus juga memikirkan bagiamana caranya pengaduan masyarakat tentang dugaan kecurangan pemilu dapat ditanggapi dengan baik, sebagai contoh bila ada mata pilih yang sudah mennggal dunia ternyata masih dinyatakan sebagai orang yang berhak memilih, sementara orang yang hidup justru tidak mendapatkan haknya sebagai pemilih, mirisnya saat hal itu dikomplin sampai pemilu berahir dan bahkan sampai sekarang tidak ada kejelasan. RWK











